Odeba.id, Jakarta – Emiten telekomunikasi terbesar RI milik BUMN, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), membukukan lonjakan kenaikan laba sebesar 18,34% sepanjang tahun 2023 menjadi Rp24,56 triliun. Capaian tersebut naik dari tahun sebelumnya di mana laba Telkom berada di angka Rp20,75 triliun pada 2022 silam.
Lonjakan laba tersebut terjadi meski perusahaan membukukan kenaikan tipis dari sisi top line, dengan pendapatan Telkom tahun lalu naik 1,29% menjadi Rp149,22 triliun.
Akan tetapi perusahaan tercatat mampu melakukan sejumlah efisiensi beban, sehingga bottom line perusahaan tumbuh lebih cepat dari pendapatan. Biaya penyusutan dan amortisasi tercatat berkurang Rp592 miliar atau turun 1,78%. Sementara itu beban pemasaran perusahaan turun 10,10% atau berkurang Rp397 miliar dari tahun sebelumnya.
Kinerja cemerlang Telkom juga ikut ditopang oleh rugi investasi yang berkurang signifikan. Sepanjang tahun lalu, kerugian yang belum terealisasi dari investasi turun 88,38% menjadi hanya Rp748 miliar dari semula mencapai Rp6,44 triliun. Selanjutnya perusahaan juga mencatatkan kenaikan 884% atas penghasilan lain-lain yang menjadi Rp252 miliar pada tahun lalu.
Hingga akhir Desember 2023, posisi aset Telkom naik 4,30% menjadi Rp287,04 triliun, dengan total ekuitas naik 4,89% menjadi Rp156,56 triliun. (CNBC)






