rindu aku. matamu
mengumbar cinta berpijaran
rindu aku. bibirmu
menyumpal kata beterbangan
rindu aku. tubuhmu
memupus tangis berdesiran
rindu aku. seluruhmu
menerjemah diam bertanyaan
[Phoebe Thadea, menulis puisi, cerpen dan artikel di berbagai media massa dan majalah. Beberapa puisinya juga terangkum dalam buku antologi puisi, seperti Medan Puisi (2007) dan Cahaya (2010).]






