ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Ekonomi

Whoosh Jadi 62 Perjalanan, KCIC Terapkan Pemeliharaan Long Window Time

BY El Simamora
Kamis, 30 Januari 2025
in Ekonomi
Pemeliharaan dengan Long Window Time yang dilakukan KCIC.

Pemeliharaan dengan Long Window Time yang dilakukan KCIC. (Dok. KCIC)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

ODEBA.id, Jakarta – Seiring dengan peningkatan jadwal perjalanan Whoosh menjadi 62 jadwal per hari yang mulai berlaku pada 1 Februari 2025, KCIC berkomitmen untuk terus menjaga kualitas dan keselamatan operasional kereta cepat. Salah satu langkah strategis yang diterapkan adalah Long Window Time, sebuah periode khusus untuk melakukan pemeliharaan prasarana yang lebih mendalam, yang akan diberlakukan setiap hari Minggu pada pukul 00.00-07.00 WIB.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan, Long Window Time merupakan perpanjangan dari Window Time biasa, yang selama ini dilakukan setiap hari mulai pukul 00.00-04.00 WIB. “Dengan waktu yang lebih panjang, pemeriksaan dapat dilakukan lebih intensif dan menyeluruh, sehingga kualitas perawatan akan semakin baik. Durasi tambahan ini memungkinkan KCIC untuk melakukan pemeriksaan dan pemeliharaan lebih mendalam pada prasarana kereta cepat Whoosh seiring dengan penambahan jumlah perjalanan Whoosh,” ujar Eva, dikutip dari laman KCIC, Kamis (30/1/2205).

BacaJuga

F&B ID Resmi Boyong Merek Kopi Asal Shanghai ‘M Stand’ ke Indonesia

Bukan Cuma Jobdesk, CMK Ajak Talenta Muda Pahami Cara Kerja Bisnis Secara Utuh

Pasar Global Makin Lirik Batik! Nilai Ekspor Melonjak hingga 32,5%

Pemeriksaan dan perawatan prasarana Whoosh yang dilakukan melaputi jalur rel, jembatan, terowongan, persinyalan, listrik aliran atas, sound barrier, drainase, dan berbagai aspek K3 pada parasarana Whoosh. Pemeriksaan menggunakan peralatan khusus dan dukungan tenaga profesional, tingkat keakuratan posisi rel dapat mencapai hingga satuan milimeter.

Dengan penerapan Long Window Time, jadwal operasional Whoosh akan menyesuaikan menjadi 56 jadwal per hari khusus pada hari Minggu mulai keberangkatan 1 Februari 2025. Adapun jadwal perjalanan pertama dari Stasiun Tegalluar pada hari Minggu dimulai pukul 07.35 WIB, sementara jadwal pertama dari Stasiun Halim dimulai pukul 08.00 WIB.

Eva menjelaskan, pemilihan hari Minggu didasarkan pada evaluasi okupansi perjalanan di pagi hari, yang menunjukkan tingkat keterisian penumpang lebih rendah dibandingkan hari lainnya. Dengan demikian, penerapan Long Window Time ini diharapkan tidak berdampak signifikan terhadap animo masyarakat untuk menggunakan layanan Whoosh.

“Dengan penerapan Long Window Time, KCIC ingin memastikan bahwa layanan Kereta Cepat Whoosh tetap andal dan aman, meskipun jadwal perjalanan ditingkatkan. Langkah ini menjadi wujud komitmen kami dalam menghadirkan pengalaman perjalanan terbaik bagi masyarakat,” kata Eva.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perjalanan Whoosh, masyarakat dapat menghubungi Customer Service di Stasiun atau Contact Center KCIC melalui ke 150909, WhatsApp chat ke 0815-1032-0909, email ke cs@kcic.co.id, serta Instagram reply dan DM ke @keretacepat_id. (ANG)

Next Post
Pj Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Agus Fatoni.

Percepat Program 3 Juta Rumah, Pj Gubsu Minta Hal Ini ke Bupati dan Wali Kota

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba