ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Ekonomi

Transformasi ke Industri 4.0, Kemenperin Komit Dukung Penerapan Teknologi

BY El Simamora
Sabtu, 22 Februari 2025
in Ekonomi
Logo PIDI 4.0.

Logo PIDI 4.0. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

ODEBA.id, Jakarta – Indonesia merupakan negara dengan perekonomian digital yang cukup besar di Asia Tenggara. Pada tahun 2024, nilai transaksi ekonomi digital nasional tumbuh melesat sebesar 13% hingga mencapai US$90 miliar. Hal ini menunjukkan potensi besar yang perlu dikembangkan dan optimalkan agar hasilnya dapat semakin mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, meningkatkan daya saing global, dan terciptanya pemerataan ekonomi.

Dalam mendukung transformasi industri dalam negeri menuju industri 4.0, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berkomitmen mendukung penerapan teknologi-teknologi seperti Kecerdasan Buatan (AI), machine learning, serta digitalisasi di seluruh sektor industri.

BacaJuga

F&B ID Resmi Boyong Merek Kopi Asal Shanghai ‘M Stand’ ke Indonesia

Bukan Cuma Jobdesk, CMK Ajak Talenta Muda Pahami Cara Kerja Bisnis Secara Utuh

Pasar Global Makin Lirik Batik! Nilai Ekspor Melonjak hingga 32,5%

“Karena itu, pada tahun 2018, Kemenperin meluncurkan program Making Indonesia 4.0, yang berfokus untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing industri Indonesia,” ujar Staf Ahli Bidang Percepatan Transformasi Industri 4.0, Emmy Suryandari dalam CNBC Tech and Telco Summit 2025 “5G & AI: The Future is Now”, di Jakarta, Jumat (21/2/2025).

Untuk mengukur sejauh mana kesiapan industri nasional dalam bertransformasi, Kemenperin pun telah menjalankan Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0), sebuah acuan untuk menilai tingkat kesiapan perusahaan dalam menghadapi era industri 4.0. Dengan fokus pada penerapan AI, machine learning, serta digitalisasi, seluruh industri diharapkan dapat mencapai tingkat kesiapan yang tinggi, seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi.

Selain itu, dalam mendukung ekosistem 5G, Kemenperin terus mendorong industri Indonesia untuk bisa menghasilkan perangkat yang kompatibel dengan teknologi 5G. “Mulai dari ponsel, antena, hingga perangkat keras lainnya, kami berupaya agar industri lokal dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam ekosistem 5G global,” tutur Emmy.

Kemenperin juga berkoordinasi erat dengan kementerian terkait dalam penyediaan perangkat dan teknologi aplikasi yang mendukung pengembangan jaringan 5G, termasuk perangkat jaringan 5G seperti router, switch, dan antenna yang dirancang untuk mendukung kecepatan dan kapasitas tinggi.

Kemenperin melihat adanya peluang besar bagi industri lokal dalam memproduksi perangkat 5G broadcasting seperti radio unit, fronthaul, distributed unit, dan centralized unit. Dengan adanya industri Electronic Manufacturing Services (EMS) yang ada di Indonesia, proses manufaktur perangkat ini bisa dilakukan dalam negeri, dimulai dari Semi Knocked Down (SKD), hingga akhirnya industri dalam negeri dapat mencapai fully manufactured.

Sejalan dengan peningkatan signifikan nilai investasi di sektor elektronika, yaitu dari Rp5,11 triliun pada 2023 menjadi perkiraan Rp8,29 triliun pada 2024, Emmy menegaskan pentingnya mengurangi ketergantungan pada impor, terutama bahan baku dan barang modal, dengan terus mendorong peningkatan sektor hulu dan antarindustri. Langkah ini penting untuk memperkecil defisit neraca perdagangan serta memperkuat kemandirian industri lokal.

Untuk mendukung pengembangan industri komponen dalam negeri, pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan strategis, seperti pengoptimalan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) serta insentif penanaman modal, termasuk tax holiday dan tax allowance. “Kami percaya kebijakan-kebijakan ini akan mempercepat pertumbuhan industri 5G dan AI di Indonesia, serta memberikan peluang bagi perusahaan-perusahaan lokal untuk tumbuh dan berkompetisi di pasar global,” katanya.

Lebih lanjut, pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, melalui program-program pendidikan vokasi yang memfokuskan pada keterampilan teknis yang dibutuhkan dalam industri 5G dan AI. Selain itu, Pusat Industri Digital 4.0 (PIDI 4.0) yang didirikan Kemenperin diharapkan dapat menjadi pusat solusi bagi industri 4.0, sekaligus menjembatani kerja sama antara sektor industri dalam negeri dengan berbagai mitra internasional.

“Dalam dunia yang semakin global ini, investasi asing memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung perkembangan teknologi tinggi di Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah akan terus menjaga iklim investasi yang kondusif, baik melalui insentif fiskal maupun non-fiskal, untuk mendorong masuknya investasi dan transfer teknologi yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan era 5G dan AI,” pungkas Emmy. (ANG)

Next Post
Wali Kota dan Wakil Kota Medan Periode 2025-2030, Rico Tri Putra Bayu Waas dan H. Zakiyuddin Harahap.

Awal Kepemimpinan, Rico Waas-Zakiyuddin Harahap Fokus ke 3 Sektor

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba