ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Ekonomi

Tensi Geopolitik Memanas, Rupiah Terpuruk ke 18.100 dan IHSG Anjlok ke Posisi 5.486

BY El Simamora
Senin, 8 Juni 2026
in Ekonomi
Ilustrasi perdagangan saham.

Ilustrasi perdagangan saham. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

ODEBA.id, Medan – Pelaku pasar saat ini dihadapkan pada kondisi dimana gencatan senjata yang sebelumnya digaungkan sebagai jalan keluar perang Iran – AS saat ini pudar. Iran kembali melakukan serangan ke Israel. Aksi saling serang kedua belah pihak kembali terjadi. Pasar saham di Asia pun kembali mengalami tekanan, dimana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pembukaan perdagangan hari ini melemah ke level 5.486.

Selain tensi geopolitik yang kian memanas belakangan ini, situasi pasar keuangan sejauh ini juga akan fokus pada sejumlah agenda ekonomi penting. Data cadangan devisa Indonesia yang akan dirilis pada sesi perdagangan pertama akan menjadi sentimen penggerak rupiah maupun IHSG. Selanjutnya sejumlah data penting dari tanah air lainnya adalah indeks kepercayaan konsumen, penjualan kendaraan bermotor hingga data penjualan ritel.

BacaJuga

F&B ID Resmi Boyong Merek Kopi Asal Shanghai ‘M Stand’ ke Indonesia

Bukan Cuma Jobdesk, CMK Ajak Talenta Muda Pahami Cara Kerja Bisnis Secara Utuh

Pasar Global Makin Lirik Batik! Nilai Ekspor Melonjak hingga 32,5%

Ditambah lagi ada data penting dari AS dan China dimana kedua negara tersebut akan merilis data inflasi di pekan ini. “Jika data inflasi dari kedua negara mengalami peningkatan, maka spekualsi selanjutnya adalah tren kenaikan suku bunga acuan. Meskipun BI mempertimbangkan akan menaikkan bunga acuan dalam waktu dekat, namun data inflasi AS maupun China bisa membentuk ekspektasi kenaikan bunga acuan di kedua Bank Sentral tersebut,” kata analis pasar modal, Gunawan Benjamin, Senin (8/6/2026).

Mata uang rupiah pada sesi pembukaan perdagangan hari ini terpantau mengalami pelemahan ke level 18.100 per US Dolar. Pelemahan mata uang rupiah terjadi disaat kinerja USD Index dan imbal hasil US Treasury 10 Tahun mengalami kenaikan. USD Index saat ini berada di posisi 100, sementara imbal hasil US Treasury 10 tahun berada di atas level 4.5%.

Disisi lain harga emas mengalami tekanan hebat setelah tensi geopolitik di Timur Tengah mengalami peningkatan. Harga emas saat ini ditransaksikan dikisaran level US$4.322/troy ons, tertekan jelang rilis data inflasi yang berpeluang menyulut potensi kenaikan bunga acuan. Jika dirupiahkan harga emas saat ini ditransksikan dikisaran harga Rp2,52 juta/gram. (ANG)

Next Post
LE SSERAFIM, ILLIT, dan KATSEYE siapkan singel baru berjudul "ICONIC BY MISTAKE".

Catat Tanggalnya! Singel Kolaborasi LE SSERAFIM, ILLIT, dan KATSEYE Rilis 12 Juni

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba