ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Ekonomi

Sumut Cetak Inflasi 0,48% di Mei Gegara Cabai dan Bawang Merah

BY El Simamora
Senin, 3 Juni 2024
in Ekonomi
Ilustrasi pedagang bahan pokok.

Ilustrasi pedagang bahan pokok. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Medan – Kebagian sejumlah harga cabai merah, bawang merah dan daging ayam ras sepanjang Mei membuat Sumatra Utara (Sumut) mencetak inflasi sebesar 0,48%. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, selain tiga komoditas utama tersebut, inflasi juga terjadi gegara kenaikan harga tomat, sawi hijau, emas perhiasan, kol putih/kubis, Sigaret Kretek Mesin (SKM), gula pasir, bioskop, telur ayam ras, daging babi, bawang bombay, bawang putih, ikan lele, ikan kembung/gembung, jeruk, wafer, dan brokoli.

Di periode yang sama, komoditas yang memberikan andil/sumbangan deflasi pada Mei 2024 yakni ikan dencis, ikan tongkol/ambu-ambu, cabai rawit, udang basah, angkutan udara, ikan nila, beras, kentang, angkutan antar kota, jengkol, semangka, hand body lotion, ikan asin teri, jeruk nipis/limau, pir, dan angkutan dalam kota.

BacaJuga

F&B ID Resmi Boyong Merek Kopi Asal Shanghai ‘M Stand’ ke Indonesia

Bukan Cuma Jobdesk, CMK Ajak Talenta Muda Pahami Cara Kerja Bisnis Secara Utuh

Pasar Global Makin Lirik Batik! Nilai Ekspor Melonjak hingga 32,5%

“Inflasi di Mei membuat inflasi yoy Sumut sebesar 4,26% dengan IHK sebesar 107,10. Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Karo sebesar 5,37% dengan IHK sebesar 108,05 dan terendah terjadi di Kota Gunungsitoli sebesar 3,51% dengan IHK sebesar 105,89,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Nurul Hasanudin, Senin (3/6/2024).

Data BPS, inflasi yoy terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks seluruh kelompok pengeluaran. Diantaranya kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 9,97%, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 2,33%, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,53%, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,85%.

Kemudian kelompok kesehatan sebesar 1,73%, kelompok transportasi sebesar 0,80%, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,14%, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya 1,69%, kelompok pendidikan 1,54%, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran 1,42%, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 3,99%.

Pada Mei 2024, terang Hasan, kelompok pengeluaran yang memberikan andil/sumbangan inflasi yoy adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 3,42%, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,11%, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,09%, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,05%, kelompok kesehatan sebesar 0,04%, kelompok transportasi sebesar 0,08%, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,01%, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,03%, kelompok pendidikan sebesar 0,08%.

Selanjutnya Jelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran juga berkontribusi dengan kenaikan sebesar 0,12% dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,23%. (ANG)

Next Post
Ilustrasi aktivitas pertambangan.

PBNU Segera Kantongi Izin Usaha Tambang Batu Bara

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba