ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Ekonomi

Satu Tahun Beroperasi, Penumpang Whoosh Tembus 5,8 Juta

BY El Simamora
Jumat, 18 Oktober 2024
in Ekonomi
Penumpang di Stasiun Kereta Cepat Whoosh.

Penumpang di Stasiun Kereta Cepat Whoosh. (Dok. KCIC)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Jakarta – Satu tahun beroperasi secara komersial sejak 17 Oktober 2023, kereta cepat Whoosh menunjukan kinerja yang positif khususnya pada peningjatan volume penumpang.

Whoosh telah melayani sebanyak 5,8 juta penumpang. Secara perlahan tapi pasti Whoosh terus menjadi pilihan masyarakat untuk bermobilitas di antara Jakarta dan Bandung.

BacaJuga

F&B ID Resmi Boyong Merek Kopi Asal Shanghai ‘M Stand’ ke Indonesia

Bukan Cuma Jobdesk, CMK Ajak Talenta Muda Pahami Cara Kerja Bisnis Secara Utuh

Pasar Global Makin Lirik Batik! Nilai Ekspor Melonjak hingga 32,5%

Di tahun 2023 Whoosh melayani sebanyak 1,1 juta penumpang dan sebanyak 4,65 juta penumpang di tahun 2024. Jumlah penumpang harian terus mengalami peningkatan dari awalnya 9 ribu penumpang per hari di Oktober 2023 meningkat lebih dari 100% menjadi 18 hingga 22 ribu penumpang per hari di Oktober 2024. Puncaknya terjadi di tanggal 5 Juli 2024 dimana Whoosh melayani sebanyak 24.132 penumpang per hari meningkat 12% dibanding puncak pada tahun 2023 tepatnya 19 November 2023 dimana Whoosh melayani 21.537 penumpang per hari.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan, peningkatan jumlah penumpang ini menjadi tanda bahwa masyarakat menyambut baik kehadiran Whoosh sebagai moda transportasi yang dapat diandalkan.

“Secara bertahap, masyarakat yang menggunakan Whoosh terus bertumbuh. Hal tersebut terlihat dari peningkatan jumlah rata-rata penumpang harian yang meningkat lebih dari 100% sejak pertama kali dioperasikan. Okupansi juga terjaga dengan baik berkisar pada 70-80% di low season dan 80-100% pada high season,” ujar Eva.

Peningkatan jumlah penumpang tersebut ditunjang dengan penambahan jumlah perjalanan reguler dari yang awalnya 14 perjalanan per hari menjadi 48 perjalanan per hari atau meningkat sebanyak 242%. Meski ada penambahan jumlah perjalanan, keselamatan dan ketepatan waktu Whoosh serta pelayanan kepada penumpang tetap dapat dijaga dengan baik.

Secara total terdapat 5,45 juta penumpang kelas Premium Economy atau sebesar 94% dari total penumpang Whoosh. Sedangkan penumpang First Class yang telah dilayani 112 ribu penumpang atau 2% dan Business Class sebanyak 233 ribu penumpang atau 4% dari total penumpang Whoosh. Sebanyak 96% penumpang Whoosh merupakan penumpang domestik dan 4% merupakan penumpang internasional.

Stasiun Halim menjadi stasiun dengan pemberangkatan penumpang Whoosh tertinggi yaitu sebanyak 2,9 juta penumpang, diikuti stasiun Padalarang dengan 2 juta penumpang, dan stasiun Tegalluar Summarecon dengan 733 ribu penumpang. Rute Halim – Padalarang PP masih mendominasi dengan kisaran 80% dari total seluruh perjalanan penumpang. Sisanya sebanyak 20% penumpang memilih rute Halim – Tegalluar Summarecon PP.

“Untuk membangun budaya menggunakan transportasi umum, KCIC terus menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak guna meningkatkan aksesibilitas seluruh stasiun Whoosh. Konektivitas dengan LRT Jabodebek, Bus Transjakarta, Bus Trans Metro Pasundan, Commuter Line Bandung Raya, KA Feeder Kereta Cepat, Bus ke bandara, dan berbagai moda lainnya untuk menuju destinasi lanjutan dibangun guna memudahkan penumpang bermobilitas melalui transportasi yang terintegrasi,” ujar Eva.

Berdasarkan survey yang dilakukan pada pertengahan tahun 2024 sebanyak 41% penumpang Whoosh berusia pada rentang 16-25 tahun, diikuti penumpang dengan usia 26-35 tahun sebanyak 28%. Sebanyak 55% dari penumpang Whoosh merupakan pegawai swasta dan 19% merupakan pegawai pemerintah. Masyarakat yang menggunakan Whoosh untuk berlibur atau berwisata mencapai 44% dan untuk perjalanan bisnis mencapai 34%.

Menurut masyarakat, sebanyak 45% pengguna Whoosh sebelumnya memilih menggunakan mobil untuk bepergian antara Jakarta dan Bandung. Sedangkan 25% lainnya memilih menggunakan bus atau travel.

Eva menambahkan, Whoosh berhasil memindahkan masyarakat beralih dari transportasi pribadi ke transportasi umum yang dapat diandalkan. Keberhasilan ini menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat semakin tinggi dari waktu ke waktu.

“Hampir 1 tahun Whoosh hadir untuk melayani masyarakat dengan aman, nyaman, dan berbagai kemudahan yang dihadirkan. KCIC berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan pengalaman terbaik bagi semua penumpang. Dengan menghadirkan layanan yang lebih modern dan efisien, kami berharap dapat menarik minat masyarakat untuk memilih Whoosh sebagai moda transportasi utama,” kata Eva. (ANG)

Next Post
Ilustrasi kripto.

Wujudkan Ekosistem Aset Kripto Berintegritas, Bappebti Terbitkan Perba Nomor 9

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba