ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Ekonomi

Rekomendasi Saham untuk Trading Pekan Ini, Cermati Potensi Inflow Asing

BY El Simamora
Senin, 24 Juni 2024
in Ekonomi
Ilustrasi perdagangan saham.

Ilustrasi perdagangan saham. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 2,1% di level 6.880 pada akhir perdagangan pekan lalu. Pada perdagangan Kamis (20/6) dan Jumat (21/6) lalu IHSG mengalami kenaikan signifikan setelah koreksi yang terjadi dalam 2 minggu terakhir.

Saat ini IHSG masih belum mampu untuk kembali ditutup di atas MA20, sehingga masih dalam trend penurunan yang terjadi dalam 2 bulan terakhir.

BacaJuga

Percepat Hilirisasi, Kemenperin Usul Kawasan Industri Masuk PSN

F&B ID Resmi Boyong Merek Kopi Asal Shanghai ‘M Stand’ ke Indonesia

Bukan Cuma Jobdesk, CMK Ajak Talenta Muda Pahami Cara Kerja Bisnis Secara Utuh

“Support minor IHSG saat ini di level 6.750. Apabila IHSG kembali berada di bawah level tersebut maka berpotensi untuk terus mengalami koreksi hingga level 6.650 yang merupakan area support secara historikal, indikator Fibonacci, dan juga MA200 weekly,” kata Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Dimas Krisna Ramadhani, dalam keterangannya, Senin (24/6/2024).

Penguatan IHSG pada pekan lalu (17-21 Juni 2024) ditopang oleh 2 top gainers IDX Infrastructure yang naik 5,21% dalam sepekan kemarin yang disebabkan kenaikan saham BREN sebesar 16% selama seminggu terakhir dan IDX Financial yang dalam sepekan kemarin naik sebesar 2,68% yang disebabkan kenaikan saham big banks (BBCA, BMRI, BBRI, BBNI).

Sementara itu IHSG masih tersandera 2 top losers yakni IDX Property yang melemah 0,99% selama seminggu terakhir, setelah pandangan Gubernur The Fed yang menyampaikan bahwa kemungkinan penurunan suku bunga di tahun ini hanya akan turun sebanyak 1x pada FOMC terakhir di tanggal 13 Juni lalu dan IDX Consumer Non-Cyclical yang menurun sebesar 0,29% dalam sepekan terakhir. Penurunan disebabkan salah satunya oleh saham UNVR yang mengalami penurunan sebesar 6,5% selama seminggu kemarin.

Pergerakan IHSG pada minggu lalu dipengaruhi oleh sejumlah sentimen yakni RDG Bank Indonesia yang pada Kamis lalu memutuskan untuk menahan tingkat suku bunga di level yang sama (6,25%). Keputusan ini konsisten dengan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah untuk memastikan inflasi tetap terkendali dalam target 2,5% plus-minus 1% pada 2024 dan efektivitas dalam menjaga aliran masuk modal asing.

Sentimen berikutnya yakni revisi kebijakan FCA atau Papan Pemantauan Khusus. Dari total 11 kriteria, revisi kebijakan FCA yang baru berlaku ini menekankan perubahan pada 4 kriteria yang sudah ada sebelumnya. Salah satunya kriteria nomor 10 mengenai “Dikenakan penghentian sementara perdagangan Efek selama lebih dari 1 (satu) hari bursa yang disebabkan oleh aktivitas perdagangan”.

Sentimen terakhir yakni rebalancing Indeks FTSE. AMMN menjadi saham yang menerima inflow terbesar pada rebalancing kuartalan kemarin, setelah kegagalan BREN untuk masuk ke dalam indeks FTSE karena masuknya BREN ke PPK pada saat pengumuman rebalancing ini dikeluarkan.

Sentimen Minggu Ini dan Rekomendasi IPOT

Terkait perdagangan minggu ini, Dimas mengimbau para trader untuk memerhatikan sejumlah sentimen yang akan memengaruhi pergerakan IHSG. Sentimen pertama yakni aliran masuk (inflow) dana asing ke IHSG. Pergerakan indeks sangat berkorelasi dengan aksi jual atau beli investor asing di IHSG.

“Jika kita lihat selama perdagangan minggu lalu, asing mencatatkan inflow di pasar regular IHSG sebesar Rp290 miliar. Jumlah ini memang relatif kecil dalam seminggu, meskipun ada rebalancing FTSE,” terangnya.

Ia menambahkan meskipun investor asing melakukan inflow di IHSG di minggu lalu, namun hal ini masih perlu untuk terus dipantau hingga beberapa minggu kedepan. Apakah asing akan terus melakukan akumulasi di IHSG setelah distribusi yang terjadi dalam 3 bulan terakhir atau justru kembali melanjutkan penjualan yang sudah dilakukan sebelumnya.

Total penjualan investor asing sejak 27 Maret 2024 (IHSG mulai mengalami penurunan) sampai dengan saat ini adalah sebesar Rp34,2 triliun. Ini adalah nominal yang sangat besar dan menjadi alasan dari penurunan yang terjadi di IHSG.

“Salah satu emiten yang menarik terkait sentimen inflow asing adalah PGAS yang mengalami inflow dari investor asing sebesar Rp85 Miliar dan breakout dari sideways-nya pada minggu lalu,” terangnya.

Sentimen berikutnya yakni pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar. Nilai tukar rupiah terus mengalami pelemahan ke level 16.445 sepanjang minggu lalu yang merupakan level terendah sejak pandemi 2020 silam. Sejak BI meningkatkan suku bunga acuan pada April lalu, Rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS sebesar 3,6%.

Dimas menjelaskan penguatan dolar AS terhadap rupiah ini berdampak negatif terhadap kinerja perusahaan yang basis usahanya impor, karena profitabilitas yang berkurang akibat selisih kurs yang terjadi. Faktor fundamental ini juga yang menjadi katalis terhadap pergerakan IHSG kedepannya.

Sentimen terakhir yang perlu dicermati yakni Core PCE AS bulan Mei. Pada Jumat mendatang AS akan mengumumkan data ekonomi yang selama ini dijadikan acuan bagi The Fed dalam memutuskan tingkat suku bunga yaitu, Core PCE AS bulanan untuk bulan Mei. Indeks Harga Pengeluaran Personal Inti bulan Mei diprediksi akan mencatatkan pertumbuhan sebesar 0,1% atau lebih kecil dari capaian bulan sebelumnya yang sebesar 0,2%.

Berkaca pada data-data ekonomi dan sentimen potensi inflow asing ke IHSG, IPOT merekomendasikan 3 saham ini untuk trading pada mingau ini. Simak yuk!

1. Buy PGAS (Support 1.470, Resist 1.600). Emiten ini breakout dari sideways disertai dengan lonjakan volume dan inflow dari investor asing sebesar Rp85 miliar di minggu lalu. Emiten ini masih mempertahankan uptrend yang terjadi sejak 3 bulan terakhir meskipun penurunan yang terjadi pada 10 Juni lalu karena sentimen dividen.

2. Buy on Breakout JPFA (Support 1.380, Resist 1.680). Emiten ini melanjutkan kenaikan jangka menengahnya dengan breakout chart pattern bullish flag pada perdagangan 19 Juni lalu.

3. Buy PANI (Support 4.710, Resist 5.200). Emiten ini memiliki risk to reward yang menarik karena dekat dengan area support MA200 yang berada di level 4.710. Batasi risiko dengan stop loss apabila PANI tutup dibawah level tersebut. (ANG)

Next Post
Pembukaan MTQ Tingkat Provinsi Sumut di Astaka MTQ, Sipirok, Tapsel, Sabtu (22/6/2024) malam.

Juara MTQ ke-39 Diharapkan Mampu Wakili Sumut di Tingkat Nasional

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Marvel Television mengumumkan serial live-action bergenre thriller "Zodiac".

Marvel Resmi Umumkan Serial Live-Action “Zodiac”, Tayang 2028

Minggu, 11 Oktober 2026
Marco Bezzecchi memenangi balapan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

Bezzecchi Juara di Mandalika, Martin Rebut Posisi Puncak

Minggu, 11 Oktober 2026
Ilustrasi aktivitas industri.

Percepat Hilirisasi, Kemenperin Usul Kawasan Industri Masuk PSN

Minggu, 11 Oktober 2026
Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba