ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Ragam

Punya Hobi Telat, Kamu Mungkin Punya Sifat-sifat Ini

BY El Simamora
Sabtu, 8 Juni 2024
in Ragam
Ilustrasi jam.

Ilustrasi jam. (iStockphoto)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Jakarta – Pernahkah melihat seseorang yang dikenali cenderung suka terlambat dari janji pertemuan yang telah ditentukan sebelumnya? Alih-alih memperbaiki diri pada pertemuan berikutnya, orang tersebut tetap telat.

Dilansir dari detikcom, keterlambatan merupakan sikap yang tidak hanya dapat merugikan pihak lain tetapi juga orang yang terlambat, misalnya pada rapat, pihak lain akan merasa rugi dengan waktu yang terbuang, sementara orang yang terlambat akan kehilangan informasi, dan kesepakatan.

BacaJuga

Resmi Dirilis, Menu Film Empat Musim Pertiwi Kini Hadir di The People’s Cafe

Masuk Indonesia, Samsung Galaxy S26 FE Bawa 47 Fitur Galaxy AI

Bikin Konten Makin Mudah, Intip Deretan Fitur Baru di Apple Creator Studio

Tidak hanya itu, terlambat pada kegiatan apapun akan membuat pihak lain merasa jengkel dan kecewa pada orang yang terlambat. Namun meskipun mendapatkan kerugian tersebut, orang yang suka terlambat terkadang masih tetap melakukannya, kok bisa?

Alasan Seseorang Selalu Terlambat

Dikutip dari Science Focus, terdapat 4 alasan yang membuat seseorang selalu terlambat, yaitu:

1. Santai Terhadap Ketepatan Waktu

Beberapa orang memiliki pembawaan yang santai terhadap ketepatan waktu yang ada di depan mata, cenderung tidak merasa terburu-buru atau tertekan oleh waktu.

Sifat tersebut bisa saja didapatkan dari cara dibesarkan atau warisan budaya setempat. Misalnya seperti di negara Brasil, orang-orangnya akan cenderung lebih santai daripada orang dari Amerika Serikat, atau orang dari Indonesia memiliki sifat yang lebih santai ketimbang orang dari Jepang.

Orang yang santai seringkali tidak merasakan urgensi untuk segera menyelesaikan tugas atau berangkat menuju tempat janjian. Mereka mungkin berpikir bahwa masih ada banyak waktu yang dimiliki, padahal kenyataannya tidak demikian.

2. Suka Menunda

Psikolog menyebutkan bahwa orang yang terlambat cenderung meremehkan waktu dalam menyelesaikan suatu hal, lebih sederhananya disebut penundaan.

Seorang yang suka menunda akan memengaruhi kemampuan dalam melakukan sesuatu secara tepat waktu. Misalnya seorang pekerja menunda pekerjaan atau tugas yang perlu dilakukan sampai waktu hampir habis dan membuat pekerjaannya makin menumpuk.

Hal tersebut berarti seseorang kurang memprioritaskan tugas-tugas penting dan menghabiskan hal-hal yang kurang penting.

3. Familiar dengan Tempat Tujuan

Sebuah penelitian oleh para psikolog dari University of California dan University College London menemukan bahwa semakin seseorang familiar dengan suatu tempat maka semakin besar kecenderungan dalam menyepelekan waktu tempuh yang dibutuhkan.

4. Tidak menyukai Datang Lebih Awal

Seseorang yang suka terlambat ternyata dapat memengaruhi pihak lainnya juga datang terlambat, apabila seseorang memiliki janji pertemuan dengan teman, beberapa orang mungkin sengaja untuk datang terlambat.

Hal tersebut karena ia tahu bahwa temannya pada dasarnya suka terlambat, oleh karenanya ia akan berpikir, daripada bosan menunggu ada baiknya ia datang beberapa menit setelah waktu yang ditentukan.

Tips Agar Tidak Mudah Terlambat

Dikutip dari Washington Post, terdapat tips untuk menghentikan kebiasaan terlambat, yaitu:

  • Cari tahu waktu yang dibutuhkan untuk rute ke suatu tempat, dan tambahkan lama waktunya untuk situasi di luar kendali.
  • Meletakkan jam di kantor, rumah, tangan, dan lainnya untuk memastikan hari berjalan sesuai jadwal.
  • Menyetel banyak alarm.
  • Tidak melakukan aktivitas menyenangkan atau tugas lainnya sebelum berangkat ke tempat tujuan atau mengerjakan tugas yang tidak boleh ditunda.
  • Rencanakan sesuatu yang bisa dikerjakan jika datang lebih awal.
  • Membayangkan bagaimana perasaan jika seseorang terlambat terhadap janji yang sudah disepakati.
Next Post
Ilustrasi anak-anak.

Studi: Anak Telat Berkembang di Usia 4-5 Tahun, Berisiko Gagal Usia 16-17

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba