ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Ekonomi

Pertamax Naik, Yield SBN Melonjak ke 7,48% di Tengah Pelemahan Rupiah dan IHSG

BY El Simamora
Kamis, 11 Juni 2026
in Ekonomi
Ilustrasi perdagangan saham.

Ilustrasi perdagangan saham. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

ODEBA.id, Medan – Imbal hasil (yield) Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun melonjak ke level 7,48% setelah pemerintah menaikkan harga BBM jenis Pertamax sebesar Rp3.950 per liter. Kenaikan yield SBN ini berpotensi mendekati level psikologis 7,6%, yang sekaligus berpeluang menjadi level tertinggi dalam lima tahun terakhir. Lonjakan yield ini terjadi setelah rupiah sempat menunjukkan penguatan pada perdagangan sebelumnya.

Namun, pada sesi perdagangan pagi ini, nilai tukar rupiah justru kembali tertekan ke posisi 17.960 per US Dolar. Rilis data inflasi tahunan Amerika Serikat (AS) yang tumbuh 4,2% secara tahunan (yoy)—sesuai dengan proyeksi pasar—berpeluang memicu koreksi lanjutan pada mata uang Garuda. Angka inflasi tersebut memperkuat proyeksi bahwa bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), akan mempertahankan atau bahkan kembali menaikkan suku bunga acuannya.

BacaJuga

F&B ID Resmi Boyong Merek Kopi Asal Shanghai ‘M Stand’ ke Indonesia

Bukan Cuma Jobdesk, CMK Ajak Talenta Muda Pahami Cara Kerja Bisnis Secara Utuh

Pasar Global Makin Lirik Batik! Nilai Ekspor Melonjak hingga 32,5%

Sejalan dengan pelemahan rupiah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka memerah ke level 5.899 pada perdagangan pagi ini. Sejauh ini, IHSG terpantau bergerak fluktuatif di dua zona, mencerminkan volatilitas yang tinggi.

“Pelemahan mayoritas bursa saham di Asia turut menjadi sentimen negatif yang berpotensi menekan pergerakan IHSG hari ini,” kata analis pasar modal, Gunawan Benjamin, Kamis (11/6/2026).

Secara fundamental, kenaikan yield SBN 10 tahun diharapkan dapat menarik masuk likuiditas valas maupun rupiah ke pasar domestik. Hanya saja, momentum saat ini kurang menguntungkan bagi rupiah karena imbal hasil US Treasury untuk tenor yang sama terpantau stabil cenderung naik di level 4,548%. Di sisi lain, USD Index kokoh bertahan di kisaran 99,91, yang secara otomatis menekan mata uang regional termasuk Rupiah.

Sentimen ketatnya kebijakan moneter global ini juga memukul pasar komoditas. Harga emas dunia kembali tertekan ke kisaran US$2.409 per troy ons, atau setara dengan Rp2,37 juta per gram. Tekanan pada harga logam mulia ini didorong oleh kuatnya ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga acuan The Fed dalam waktu dekat. (ANG)

Next Post
Damkarmat Kota Medan menyuplai air bersih langsung ke pemukiman warga.

5 Armada Damkarmat Kota Medan Dikerahkan Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba