Odeba.id, Medan – Upaya mendorong perempuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid, menggandeng Ditjen APTIKA Kominfo untuk menggelar seminar bertajuk “UMKM Perempuan Hebat dengan Go Digital”. Seminar ini dilaksanakan secara offline di Medan, Sumatera Utara (Sumut).
Meutya Hafid, mengatakan, dalam era globalisasi dan teknologi informasi yang terus berkembang pesat, sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam memajukan perekonomian suatu negara. Di Indonesia, UMKM telah menjadi salah satu pilar utama dalam pembangunan ekonomi, karena kontribusinya yang signifikan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Perempuan tentu punya andil yang sangat besar dalam sektor UMKM. Mereka sering kali menjadi penggerak utama dalam usaha kecil mereka, serta mampu memberikan dampak positif pada perekonomian lokal.
“Jadi salah satu upaya untuk meningkatkan keberhasilan UMKM perempuan adalah dengan mendorong mereka untuk go digital. Go digital atau bergerak dalam ranah digital merupakan strategi yang dapat membantu UMKM perempuan untuk meningkatkan visibilitas dan akses pasar, serta memperluas jaringan bisnis,” kata Meutya Hafid, Rabu (13/3/2024).
Ia menambahkan, dengan mendorong UMKM perempuan untuk memanfaatkan teknologi digital, diharapkan bahwa mereka akan mampu bersaing secara lebih efektif dengan pelaku usaha lainnya. “Hal ini akan membantu UMKM perempuan untuk meningkatkan pangsa pasar, serta meningkatkan kredibilitas dan reputasi usaha mereka di mata konsumen,” kata Meutya.
Ratu Gladys Difa selaku Konten Kreator asal Sumut, menyetujui pendapat Meutya Hafid bahwa bergerak ke ranah digital dapat memberikan UMKM perempuan akses pasar yang lebih luas, baik di tingkat lokal maupun internasional.
“Dengan adanya website atau toko online, UMKM perempuan dapat menjangkau pelanggan di seluruh dunia tanpa terbatas oleh jarak dan waktu. Hal ini tentu membuka peluang baru bagi UMKM perempuan untuk mengembangkan usahanya dan meningkatkan pendapatan,” katanya.
Selain itu, tambah Ratu Gladys, bergerak ke arah digital juga memungkinkan UMKM perempuan untuk meningkatkan efisiensi operasional. “Dengan memanfaatkan teknologi digital, proses produksi, pemasaran, dan manajemen bisnis dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien,” katanya. (ANG)






