ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Ekonomi

Pelaku Usaha Mainan Anak Harus Patuhi SNI untuk Jaga Mutu

BY El Simamora
Rabu, 4 September 2024
in Ekonomi
Ilustrasi mainan anak.

Ilustrasi mainan anak. (iStock)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Surabaya – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Jerry Sambuaga, menegaskan, para pelaku usaha mainan anak harus mematuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk menjaga mutu produk yang beredar di masyarakat. Hal ini juga bertujuan melindungi masyarakat terhadap risiko yang muncul dari kualitas produk yang dipasarkan.

“Pemberlakuan SNI secara wajib perlu diperhatikan pelaku UMKM sebagai hal yang mampu memberikan dampak positif terhadap konsistensi mutu produk akhir. Kementerian Perdagangan mendukung penerapan SNI dan terpeliharanya mutu produk yang beredar di pasaran. Kualitas atau mutu tersebut merupakan kunci produk UMKM dapat berdaya saing dan bernilai jual tinggi,” kata Wamendag Jerry, pada peresmian Indonesia Toys Paradise, di Surabaya, Selasa (3/9/2024).

BacaJuga

F&B ID Resmi Boyong Merek Kopi Asal Shanghai ‘M Stand’ ke Indonesia

Bukan Cuma Jobdesk, CMK Ajak Talenta Muda Pahami Cara Kerja Bisnis Secara Utuh

Pasar Global Makin Lirik Batik! Nilai Ekspor Melonjak hingga 32,5%

Wamendag Jerry menuturkan, mainan yang berkualitas merupakan salah satu media penunjang kreativitas dan imajinasi serta tumbuh kembang anak. Dengan bermain, anak-anak dapat belajar berbagai ketrampilan dasar seperti kecerdasan motorik, pemecahan masalah, serta kemampuan sosial dan emosional. Sehingga, pelaku usaha hendaknya selalu memperhatikan SNI untuk mainan anak untuk memberikan perlindungan bagi konsumen dalam aspek kesehatan, keselamatan, keamanan, dan kelestarian lingkungan hidup.

Berdasarkan data Asosiasi Industri Mainan Indonesia (AIMI), urai Wamendag Jerry, nilai penjualan mainan pada 2022 mencapai Rp10 triliun. Selanjutnya, pada 2023, industri mainan mencatat kenaikan sebesar 15% menjadi Rp11 triliun. Sektor mainan menjadi peluang potensial, karena berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kelahiran di Indonesia sebanyak 4,62 juta pada 2023.

Angka tersebut menjadi peluang bagi UMKM industri mainan anak untuk mengembangkan produknya. “Di masa yang akan datang, UMKM bisa menjadi motor penggerak perekonomian Indonesia. UMKM diharapkan mampu dan konsisten menjagamutu produk dan memenuhi standar melalui pemberlakuan SNI secara wajib,” imbuh Jerry.

Indonesia Toys Paradise merupakan pameran mainan anak pertama dan terbesar di Indonesia. Dalam kegiatan ini diperkenalkan berbagai mainan hasil karya UMKM yang terjangkau bagi masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan UMKM di sektor industri mainan anak.

“Kami berharap kegiatan pameran ini dapat memberikan kesempatan yang lebih besar bagi pelaku UMKM, khususnya di industri mainan anak untuk meningkatkan akses pemasaran dan jumlah penjualan. Hal ini tentunya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan ekonomi nasional,” pungkas Jerry.

Selain pameran, turut diselenggarakan pertemuan bisnis dengan calon pembeli yang dapat membuka peluang kolaborasi kewirausahaan untuk mendorong perkembangan bisnis, meningkatkan literasi regulasi, fasilitasi inovasi, dan transfer pengetahuan untuk menstimulasi pertumbuhan industri mainan. (ANG)

Next Post
Ilustrasi pesawat AirAsia.

AirAsia Buka Penerbangan Langsung Kuala Lumpur-Labuan Bajo

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba