ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Ekonomi

Pasokan Bokar ke Pabrik Pengolahan di Sumatra Turun Drastis Pasca Banjir

BY El Simamora
Selasa, 9 Desember 2025
in Ekonomi
Ilustrasi tanaman karet.

Ilustrasi tanaman karet. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

ODEBA.id, Medan – Pasokan Bahan Olah Karet Rakyat (BOKAR) ke pabrik-pabrik pengolahan karet di wilayah sentra karet di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat turun drastis pasca banjir. Gangguan operasional pabrik bukan karena terendamnya fasilitas pabrik, melainkan akibat terputusnya rantai pasok bahan baku dari sentra-sentra produksi karet.

Sekretaris Eksekutif Gapkindo Sumut, Edy Irwansyah, mengatakan, hingga saat ini, distribusi BOKAR masih terkendala karena kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan. “Selain itu kondisi cuaca yang belum sepenuhnya kondusif jugak ikut mempengaruhi,” katanya, Selasa (9/12/2025).

BacaJuga

F&B ID Resmi Boyong Merek Kopi Asal Shanghai ‘M Stand’ ke Indonesia

Bukan Cuma Jobdesk, CMK Ajak Talenta Muda Pahami Cara Kerja Bisnis Secara Utuh

Pasar Global Makin Lirik Batik! Nilai Ekspor Melonjak hingga 32,5%

Di wilayah Aceh, pasokan BOKAR dari sentra produksi di Aceh Timur, Aceh Utara, dan Lhokseumawe masih terhambat. Terputusnya jembatan di Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Bireuen menyebabkan akses utama pengangkutan BOKAR menuju pabrik belum dapat dilalui secara normal. Akibatnya, pasokan dari wilayah tersebut masih terisolasi.

Sementara itu, di Sumatera Utara, kondisi pasokan BOKAR juga sangat ketat. Gangguan distribusi terjadi akibat putusnya sejumlah ruas jalan di sentra produksi kawasan Tapanuli. Selain itu, pasokan dari Kepulauan Nias belum dapat dikirim secara optimal, karena kondisi cuaca laut yang belum membaik sehingga angkutan kapal dari Nias ke Sibolga belum kembali normal.

Kondisi serupa terjadi di Sumatera Barat. Pabrik pengolahan karet mengalami keterbatasan pasokan karena sebagian sumber bahan baku berasal dari Sumatera Utara dan pulau-pulau sekitar Riau. Hingga saat ini, distribusi dari wilayah-wilayah tersebut masih terkendala akibat cuaca buruk yang membatasi aktivitas pelayaran dan kapal belum dapat berlabuh secara optimal.

Secara keseluruhan, pasca banjir dan cuaca ekstrem, pabrik-pabrik pengolahan karet di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mengalami penurunan pasokan BOKAR yang sangat signifikan, diperkirakan berkurang hingga sekitar 50% dibandingkan kondisi normal. Penurunan ini diperparah oleh terbatasnya mobilitas angkutan truk ekspedisi, baik akibat akses jalan yang belum pulih sepenuhnya maupun kendala ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di beberapa wilayah.

Dikatakan Edy, pelaku industri berharap percepatan perbaikan infrastruktur, normalisasi distribusi BBM, serta pemulihan transportasi darat dan laut. “Dengan begitu, rantai pasok BOKAR dapat segera kembali berjalan normal dan aktivitas industri karet tidak semakin terganggu,” katanya. (ANG)

Next Post
Pembukaan Sosialisasi Opsen PKB sekaligus Launching Smart Tax, di Hotel Arya Duta, Kamis (11/12/2025).

Rico Waas Dorong Penguatan Financial Daerah Lewat Opsen PKB dan Smart Tax

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba