ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Sosok

Marcus Gideon dan Sederet Prestasinya, Raih 19 Titel BWF World Tour

BY El Simamora
Minggu, 10 Maret 2024
in Sosok
Markus Fernaldi Gideon

Markus Fernaldi Gideon. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Jakarta – Marcus Fernaldi Gideon memutuskan gantung raket. Keputusan pensiun sebagai pebulutangkis profesional di usia 33 tahun, Marcus mengakhiri perjalanan karier sebagai legenda.

Marcus Fernaldi Gideon mengumumkan pensiun dari bulutangkis tepat pada ulang tahunnya ke-33 pada 9 Maret 2024. Pengumuman itu sekaligus mengakhiri perjalanan panjang selama 24 tahun.

BacaJuga

Mengenal Opposite Spiker Jepang Kento Miyaura

Lukita Maxwell, Bintang Film Backrooms Berdarah Indonesia

Kisah 7 Alumni Perempuan Poltekpar yang Sukses Berkarya

Dirangkum dari berbagai sumber, atlet asal Jakarta itu memulai perjalanannya sebagai pebulutangkis di usia sembilan tahun di klub Tangkas. Ia kemudian masuk pelatnas per tahun 2010 dan terjun di nomor ganda putra bersama Agripina Prima Rahmanto Putra (atlet yang kini dikenal sebagai jagoan tarkam).

Keduanya tampil di ajang-ajang International Challenge/Series, memenangi titel Singapore International dan Iran Fajr International hingga 2012. Nama Marcus mulai terangkat setelah berganti pasangan dengan legenda bulutangkis almarhum Markis Kido.

Bersama Markis, Marcus yang kala itu berstatus independen/nonpelatnas berhasil menjuarai French Open 2013. Ia juga memenangi Indonesia Masters 2014, yang di partai final mengalahkan Selvanus Geh dan calon pasangannya di masa depan, Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Dalam periode 2013-2014 itu pula, Marcus sempat turun di nomor ganda campuran dengan Rizki Amelia Pradipta. Pencapaian terbaik mereka adalah semifinal Malaysia Masters 2013.

Baru kemudian pada 2015, Marcus kembali ke pelatnas dan dipasangkan dengan Kevin. Yang terjadi selanjutnya adalah sejarah.

Marcus/Kevin menanjak performanya. Chinese Taipei Masters 2015 menandai awal dari hujan trofi pasangan tersebut.

Keduanya dianggap menangkat permainan ganda putra ke level baru. Permainan tempo cepat keduanya pula yang pada prosesnya membuat julukan Minions dilekatkan para pencinta bulutangkis Indonesia, dengan keduanya bergerak lincah dan melompat-lompat di lapangan.

Marcus Fernaldi Gideon total memenangi 19 titel BWF World Tour, 11 titel Superseries, dan tiga titel Grand Prix. Bersama timnas Indonesia, ia meraih emas SEA Games 2015, dua kali juara Badminton Asia Team Championships, juga merebut emas Asian Games 2018 dan jadi kampiun Piala Thomas 2020.

Daftar Juara Marcus Fernaldi Gideon di Badminton

2009

Victorian International

2011

Singapore International

2012

Iran Fajr International

2013

French Open

2014

Indonesia Masters

2015

China Taipei Masters
SEA Games

2016

India Open
Australia Open
China Open
Malaysia Masters

2017

All England
India Open
Malaysia Open
Japan Open
China Open
Hong Kong Open
Dubai World Superseries Finals

2018

Indonesia Masters
India Open
All England
Japan Open
Denmark Open
China Open
Hong Kong Open
Asian Games
Asia Team Championship

2019

Malaysia Masters
Indonesia Masters
Indonesia Open
Japan Open
China Open
Denmark Open
French Open
China Open

2020

Indonesia Masters
Hylo Open
Indonesia Open
Asian Team Championship
Thomas Cup

2021

Indonesia Open

Next Post
Ilustrasi PNS

Bulan Puasa, Jam Kerja PNS 08.00-15.00 WIB

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba