ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Ekonomi

Marak Penipuan SMS Palsu, OJK Panggil Empat Bank Besar

BY El Simamora
Rabu, 12 Maret 2025
in Ekonomi
Kantor OJK.

Kantor OJK. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

ODEBA.id, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menindaklanjuti kasus penipuan melalui fake BTS atau SMS palsu yang menyasar nasabah perbankan. OJK telah memanggil empat bank besar yang terdampak untuk membahas langkah penanganan kasus ini.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan, hingga saat ini belum ada aduan langsung ke OJK. Namun, bank-bank yang dipanggil telah menerima laporan dari nasabah mengenai modus penipuan ini.

BacaJuga

F&B ID Resmi Boyong Merek Kopi Asal Shanghai ‘M Stand’ ke Indonesia

Bukan Cuma Jobdesk, CMK Ajak Talenta Muda Pahami Cara Kerja Bisnis Secara Utuh

Pasar Global Makin Lirik Batik! Nilai Ekspor Melonjak hingga 32,5%

“Beberapa nama bank tersebut ada 4 bank yang kita panggil, banknya besar-besar semua, karena memang bank besar itu kan konsumennya banyak, konsumennya banyak, transaksinya juga besar,” ujar Friderica, mengutip CNBC Indonesia, Selasa (11/3/2025).

Lebih jauh, modus skema penipuan ini disebut menggunakan base transceiver station (BTS) palsu untuk mengirimkan SMS dengan nama pengirim menyerupai bank, sehingga nasabah mudah tertipu.

Berdasarkan informasi dari bank yang dipanggil, salah satu penyebab utama permasalahan ini adalah masih adanya penggunaan jaringan 2G di dua provider seluler. Sementara itu, provider lainnya telah menyediakan opsi bagi pengguna untuk menonaktifkan jaringan 2G guna menghindari risiko keamanan.

Meski demikian, jaringan 2G ini tidak bisa dihapus begitu saja karena masih ada daerah yang hanya dapat mengakses jaringan tersebut. Selain itu, jaringan ini juga masih digunakan untuk kondisi darurat dan oleh masyarakat yang memiliki ponsel lawas.

Tiga dari empat bank yang dipanggil telah melakukan sosialisasi kepada nasabah terkait ancaman fake BTS. Edukasi dilakukan melalui berbagai media sosial, termasuk Instagram, dengan konten yang menjelaskan tentang SMS hacking dan cara menghindarinya.

Sebagai langkah pencegahan ke depan, bank-bank berencana mengurangi penggunaan SMS sebagai saluran komunikasi untuk notifikasi atau penyampaian informasi kepada nasabah. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko penyalahgunaan SMS oleh pelaku kejahatan digital.

Sebelumnya, kasus penipuan menggunakan BTS palsu ini mendapat perhatian dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Komdigi saat ini tengah berkoordinasi dengan Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) untuk mencari solusi teknis guna mencegah penyebaran SMS palsu.

Wakil Ketua umum Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Indonesia (ATSI), Merza Fachys menjelaskan koordinasi yang dilakukan terkait masalah teknis. Termasuk mengenali soal metode penipuan menggunakan Fake BTS.

“Dalam banyak hal kita berkoordinasi lebih banyak tentang masalah teknis, tentang bagaimana mengenali Fake BTS itu serta apa saja yang bisa kita lakukan sebagai langkah-langkah pencegahan,” kata Merza.

Sementara itu, penipuan ini menggunakan perangkat fakeBTS. Dengan begitu para pelaku nisa mengirimkan SMS massal ke masyarakat yang ada di sekitarnya tanpa terdeteksi sistem operasi. (ANG)

Next Post
Ilustrasi SPKLU.

PLN Siapkan 1.000 Unit SPKLU di Jalur Mudik Trans Jawa-Sumatra

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba