ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Sosok

Kisah Ren Zhengfei Bangun Perusahaan Raksasa Huawei

BY El Simamora
Selasa, 12 Maret 2024
in Sosok
Ren Zhengfei

Ren Zhengfei. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Medan – Ren Zhengfei dikenal sebagai pendiri perusahaan Huawei, salah satu perusahaan produsen teknologi telekomunikasi terbesar di China dan di dunia. Sampai saat ini Ren Zhengfei masih menjadi CEO dari Huawei, dan ia adalah orang dibalik kesuksesan Huawei sebagai perusahaan telekomunikasi terkemuka di dunia.

Dibawah kepemimpinannya, Huawei berhasil mengalahkan Apple sebagai produsen smartphone terbesar kedua di dunia dibawah Samsung. Ren Zhengfei pada awalnya berlatar belakang sebagai insinyur teknik sipil, namun karena ketidakpuasannya dalam pekerjaan membuat ia kemudian mendirikan perusahaan Huawei. Bagaimana kisahnya?

BacaJuga

Mengenal Opposite Spiker Jepang Kento Miyaura

Lukita Maxwell, Bintang Film Backrooms Berdarah Indonesia

Kisah 7 Alumni Perempuan Poltekpar yang Sukses Berkarya

Ren Zhengfei dilahirkan pada tanggal 25 Oktober 1944 di China. Ayahnya bernama Ren Moxun dan ibunya bernama Cheng Yuanzhao.

Orang tuanya bekerja sebagai guru sekolah. Ia menghabiskan masa sekolahnya di kota terpencil bernama Zhenning di daerah pegunungan di Provinsi Guizhou, China. Saat itu daerah tempat tinggal pendiri Huawei ini adalah salah satu daerah termiskin di China.

Insinyur Teknik Sipil

Setelah menyelesaikan sekolahnya pada 1963, Ren kemudian melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi lokal bernama ‘Institut Teknik Sipil dan Arsitektur Chongqing’ di kota Chongqing, China. Disana ia mengambil jurusan teknik sipil.

Setelah lulus, ia kemudian bekerja sebagai insinyur sipil hingga tahun 1974. Saat Ren Zhengfei berusia 30 tahun, China kala itu dilanda kekacauan selama masa revolusi kebudayaan pada tahun 1966.

Dari peristiwa itu, pendiri Huawei ini memutuskan bergabung dengan PLA (People Liberations Army) atau Tentara Pembebasan Rakyat China. Kala itu ia sempat menjabat hingga posisi wakil direktur atau setara kepala resimen, tetapi tanpa pangkat militer.

Ia diketahui bekerja di divisi Penelitian dan Pengembangan Elektronik dan Komunikasi. Prestasinya yang luar biasa membuat ia kemudian ikut dalam ‘Konferensi Sains Nasional’ pada tahun 1978 dan ‘Kongres Nasional Partai Komunis China’. Hal ini kemudian membuat hubungannya dengan Partai Komunis China semakin erat.

Sejak sikap anti barat sudah diterapkan China sejak tahun 1900an. Ini membuat China tertinggal jauh dibelakang Barat dalam hal teknologi. Ren Zhengfei beranggapan bahwa China harus mengejar ketertinggalannya dalam hal teknologi dan mulai bersiap untuk itu.

Pendiri Perusahaan Huawei

Di tahun 1987, Ren Zhengfei kemudian mendirikan Huawei. Ia mendirikan perusahaan tersebut pada usia 44 tahun dengan modal US$5.600 yang ia kumpulkan bersama dengan lima investor. Perusahaan itu didirikan di Shenzhen disebuah apartemen kecil. Pada awal berdirinya, China kala itu mulai membuka diri terhadap teknologi.

Perusahaan yang ia dirikan ini pada awalnya berfokus memproduksi switch telepon. Tak lama kemudian Huawei menjadi pengecer dan operator penyedia peralatan komunikasi. Karena dukungan pemerintah, perusahaan Huawei sukses menjadi operator penyedia telepon rumah di kota-kota yang ada di China.

Mereka juga mengenalkan teknologi telepon seluler yang saat itu populer di Eropa dan di Amerika. Dalam berbisnis atau membuat sebuah produk teknologi, Ren Zhengfei selalu mencari tahu apa yang dilakukan oleh kompetitor pada produk merekka, bagaimana mengembangkan dan bagaimana mereka memproduksi produknya.

Gaya Berbisnis Huawei

Langkah selanjutnya adalah mencari cara bagaimana membuat produk tersebut dan mencari cara untuk memproduksinya dengan lebih baik dan lebih murah dibanding kompetitor. Inilah yang menjadi keunggulan oleh Ren Zhengfei dan Huawei. Namun cara ini banyak yang menuduh Huawei melakukan pencurian rahasia dagang.

Bahkan di tahun 2003, perusahaan Cisco mengajukan gugatan dan menuduh Huawei melanggar setidaknya 5 paten dan menyalin kode sumber sistem operasi Cisco.

Pada tahun 1990, Huawei memulai penelitian dan pengembangan teknologi sendiri dengan fokus pada pasar pedesaan. Ren melihat bahwa penelitian dan pengembangan teknologi menjadi kunci kesuksesan pada perusahaan-perusahaan di Amerika.

Pada tahun 1990, Huawei memulai penelitian dan pengembangan teknologi sendiri dengan fokus pada pasar pedesaan. Ren melihat bahwa penelitian dan pengembangan teknologi menjadi kunci kesuksesan pada perusahaan-perusahaan di Amerika.

Huawei kemudian menyewa konsultan dari perusahaan teknologi Amerika untuk membantu Huawei dalam mempersiapkan rencana masa depan perusahaan. IBM dari Amerika menjadi salah satu konsultan mereka. IBM menyediakan teknologi untuk router Huawei dan sistem transmisi optik. Keduanya juga melakukan kerja sama dalam hal peneiitian dan pengembangan.Kerjasama ini juga membantu mempercepat pengembangan produk dan hubungan Huawei dengan Eropa.

Huawei, Perusahaan Manufaktur Teknologi Terbesar di China

Di Eropa, Huawei bekerja sama dengan perusahaan seperti Vodafone dan British Telecoms. Huawei menghabiskan US$22,04 miliar, atau 15,9% dari total pendapatannya pada tahun 2020 untuk penelitian dan pengembangan teknologi.

Ren Zhengfei sebagai CEO Huawei terus membangun perusahaannya menjadi perusahaan telekomunikasi terbesar di dunia. Di tahun 2019, Mereka melaporkan pendapatan sebesar US$123 miliar. Perusahaan ini beroperasi di 170 negara dengan karyawan mencapai 197.000 orang.

Huawei tumbuh mewujudkan tujuan jangka panjang China dengan beralih dari manufaktur murah ke produk berteknologi tinggi. Mereka mengembangkan teknologi komunikasi 4G, 5G hingga pengembangan teknologi 6G. Mereka juga terus memperluas pengaruh mereka di luar negeri. Di China, Huawei menjadi perusahaan manufaktur teknologi terbesar dan terbaik di China.

Kekayaan Ren Zhengfei

Sebagai pendiri Huawei perusahaan teknologi terbesar di China, Ren Zhengfei termasuk dalam orang terkaya di China dan di dunia. Kepemilikan sahamnya di Huawei sekitar 1,4%. Dan kekayaannya sekitar US$1 miliar atau sekitar Rp 14 triliun menurut majalah Forbes pada tahun 2022. (BiografiKu.com)

Next Post
Teks foto: Gerbang Tol Tebing Tinggi

Selama Libur Nyepi, 74.500 Kendaraan Lintasi Tol Medan-Tebing Tinggi

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba