ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Sosok

Kisah Larry Ellison, Pria Putus Sekolah Jadi Pendiri Perusahaan Database Oracle

BY El Simamora
Sabtu, 10 Agustus 2024
in Sosok
Logo Oracle.

Logo Oracle. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Medan – Larry Ellison dikenal sebagai pendiri Oracle, sebuah perusahaan database terkemuka dan terbesar di dunia. Berkat usahanya tersebut mengantar Larry Ellison menjadi salah satu orang terkaya di dunia.

Namun siapa sangka, dibalik cerita berdirinya Oracle sebagai sebuah perusahaan, terselip kisah inspiratif dari Larry Ellison yang penuh dengan perjuangan. Bagaimana tidak, pria tersebut putus sekolah dan berhasil mendirikan sebuah perusahaan database terbesar di dunia. Bagaimana kisahnya?

BacaJuga

Mengenal Opposite Spiker Jepang Kento Miyaura

Lukita Maxwell, Bintang Film Backrooms Berdarah Indonesia

Kisah 7 Alumni Perempuan Poltekpar yang Sukses Berkarya

Larry Ellison yang bernama lengkap Lawrence Joseph Ellison lahir di Amerika pada tanggal 17 Augustus 1944. Ketika anak-anak seusianya di Amerika hidup dengan menyenangkan, berbeda dengan Larry yang sejak kecil kehidupannya bisa dikatakan jauh dari kata menyenangkan.

Melansir laman Biografiku.com, di usianya yang baru berusia 9 bulan, ia sudah divonis radang paru-paru oleh dokter. Oleh sebab inilah ia kemudian diadopsi oleh paman dan bibinya atas permintaan dari ibunya yang berdomisili di Chicago. Bersama paman dan bibinya, Larry Ellison kecil mersakan hidup yang tentram.

Ia kemudian bersekolah di Eugene Field Elementary School setara dengan sekolah dasar. Setelah lulus, ia kemudian masuk ke Sullivan High School namun pindah ke South Shore. Di sekolah, Pendiri Oracle ini dikenal sebagai pribadi yang cerdas.

Nilainya cukup bagus dalam bidang ilmu alam dan matematika. Tetapi semua perilakunya berubah takkala ia mengetahui bahwa orang yang mengasuhnya selama ini bukanlah orang tua kandungnya.

Putus Sekolah

Meskipun perilakunya berubah, namun prestasi disekolahnya masih cukup bagus. Setelah lulus dari sekolahnya, ia kemudian masuk ke jurusan Fisika di Illinois University. Tetapi kuliahnya tak sampai selesai disana, sebab ibu angkatnya yang membiayainya kuliah meninggal dunia. Akhirnya ia berhenti kemudian mencoba bekerja serabutan bersama ayah angkatnya.

Tak lama kemudian ia kembali berkuliah di Chicago University, namun hanya bertahan selama enam bulan ia kemudian berhenti disebabkan karena masalah biaya.

Kursus Komputer

Karena motivasinya yang kuat untuk bertahan hidup, ia kemudian mencoba untuk kursus komputer. Dengan modal itu ia kemudian mencoba melamar pekerjaan di berbagai perusahaan.

Namun hampir semua perusahaan yang dilamarnya menolaknya karena hanya bermodal ijazah kursus. Tetapi dari situ perjuangannya tak sia sia, perusahaan investasi bernama Fireman’s Fund menerimanya sebagai teknisi komputer.

Dari sini pengalamanya bertambah seiring ia sering memperbaiki perangkat keras dari komputer yang rusak serta memperbaiki masalah dalam hal perangkat lunak. Ia kemudian memutuskan untuk berhenti dan pindah kerja di Bank Wells Fargo.

Mengenal Database di Ampex

Disini ia juga berkerja sebagai seorang teknisi dan juga cekatan dalam hal pekerjaannya, tetapi permasalahannya, ia tidak mendapatkan penghargaan dari kerja kerasnya, dan kemudian memutuskan untuk pindah ke Ampex dimana ia bekerja sebagai seorang programmer.

Dari Ampex inilah yang kemudian menginspirasi Larry Ellison mendirikan Oracle yang kelak menjadi perusahaan database terbesar di dunia. Di Ampex ini, Ia membaca sebuah tulisan mengenai teori database. Tulisan tersebut ditulis oleh Edgar F. Codd.

Mendirikan Perusahaan Oracle

Dari sinilah memunculkan ide Larry Ellison dalam membangun bisnis yang berkonsep “Structured Query Language” atau yang lebih dikenal dengan nama SQL .Proyek ini ia namakan dengan nama Oracle.

Dari sini kemudian usahanya berlanjut dengan mendirikan sebuah perusahaan pengembanghan perangkat lunak bersama temannya Ed Qates dan juga Robert Miner yang tak lain merupakan bos Larry di Ampex. Hanya dengan bermodal Uas$2.000 pada waktu itu, perusahaan rintisan Larry Ellison berhasil mendapatkan klien besar yaitu CIA.

Selain menangani Dinas Intelijen Amerika yakni CIA, Ellison juga menangani Perusahaan penerbangan Wright Patterson Air Force Base dan serta perusahaan komputer IBM.

Oracle Pimpinan Larry Ellison

Dibawah pimpinan Larry Ellison, Oracle kemudian menjelma menjadi perusahaan raksasa yang menangani masalah database. Meskipun sempat terkena masalah finasial, namun perusahaan masih tetap bertahan hingga kini.

Produk dari Oracle milik Larry Ellison yaitu Application Server (Web DB, OAS), Development Tool (Oracle Developer, Oracle Designer), dan Application Suite (Oracle Apps). Perangkat lunak yang mereka jual banyak digunakan oleh banyak orang dan perusahaan dalam menangani database.

Larry Ellison membawa Oracle ke go publik pada tahun 1986. Pada saat penawaran saham perdana, Larry memiliki 39% saham Oracle. Oracle tumbuh menjadi pemasok perangkat lunak database terbesar di dunia. Perusahaan itu juga menjadi pemasok aplikasi bisnis terbesar kedua di dunia.

Orang Terkaya di Dunia

Dari kegigihan Larry Ellison pula yang menjadikan Oracle menjadi perusahaan terbesar kedua di dunia setelah microsoft. Suksesnya perusahaan Oracle sebagai sebuah perusahaan database terkemuka di dunia membuat Larry Ellison menjadi milyarder.

Larry Ellison memiliki 22% persen saham dari Oracle. Sejak tahun 2003, ia memperoleh sekitar US$9 miliar dari penjualan saham dan pembagian keuntungan dari Oracle. Pada Juni 2022, kekayaan bersih Larry Ellison diperkirakan sekitar Rp1.569 triliun menurut forbes. Karena kekayaannya tersebut membuat Larry Ellison masuk dalam jajaran 10 besar orang terkaya di dunia. (ANG)

Next Post
Michael Learns To Rock akan konser di Bali pada 1 November 2024.

Michael Learns To Rock Bakal Konser di Bali 1 November

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba