ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda TRAVEL BUDAYA

Keragaman Budaya Desa Wisata di Sekitar Danau Toba

BY El Simamora
Kamis, 28 Maret 2024
in TRAVEL BUDAYA
Desa Wisata Hariara Pohan

Desa Wisata Hariara Pohan. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Medan – Mengingat Danau Toba menyimpan banyak daya tarik bagi siapa saja yang mengunjunginya, tak heran jika Danau Toba masuk dalam salah satu Destinasi Super Prioritas (DSP) Indonesia. Termasuk di antaranya keragaman budaya yang masih sangat terjaga di sekitar Danau Toba. Hal ini bisa dilihat dari desa-desa wisata di sekitar Danau Toba.

Melansir dari kemenparekraf.go.id, sekilas tentang Danau Toba, danau ini dijuluki sebagai danau vulkanik terbesar di dunia. Danau vulkanik ini diperkirakan sudah berumur lebih dari 74 ribu tahun. Dengan luas kurang lebih 1.130 kilometer persegi, tak heran bila Danau Toba lebih mirip lautan daripada danau. Namun, selain keindahan alam yang masih terjaga, budaya di Danau Toba pun terus lestari.

BacaJuga

Verifikasi Lapangan Dimulai, 8 Marga di Sorong Menanti Status Hutan Adat

Mau Liburan Tanpa Hambatan? Cek 5 Tempat Wisata Inklusif Ini!

Kemenpar Rilis Tourism Outlook 2026/2027 Jadi Kompas Sektor Pariwisata

Pelestarian budaya tersebut masih sangat mudah ditemui di desa wisata sekitar Danau Toba. Hadirnya desa wisata turut menjadi daya tarik pariwisata di sekitar Danau Toba. Berikut beberapa desa wisata di sekitar Danau Toba yang menarik untuk dikunjungi:

Desa Wisata Hariara Pohan

Berhasil masuk dalam 75 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023, Desa Wisata Hariara Pohan mempunyai sumber daya alam yang melimpah. Di desa ini, bisa melihat perkebunan kopi, perbukitan alpukat, hingga menikmati keindahan bukit holbung yang membentang di pinggir Danau Toba.

Fakta menariknya, Bukit Holbung di Desa Wisata Hariara Pohan menjadi latar syuting dalam film Ngeri-Ngeri Sedap (2022). Selain memiliki bentang alam yang indah, desa wisata di dekat Danau Toba ini sangat menjunjung adat istiadat. Di dalam desa ini terdapat situs budaya berumur ratusan tahun, Huta Simarmata, serta rumah adat Batak kuno dan Sarkofagus Makam Raja Simarmata.

Desa Wisata Meat

Selain Desa Wisata Hariara Pohan, ada lagi desa wisata di sekitar Danau Toba yang berhasil masuk 300 Besar ADWI 2023, yakni Desa Wisata Meat. Desa wisata ini lokasinya berada di Tampahan, Kabupaten Toba Samosir. Saat berkunjung ke desa wisata ini, maka akan menemukan dua perbukitan yang ditumbuhi pohon pinus dan hamparan sawah yang luas.

Tak hanya menikmati keindahan alam saja, di desa ini juga bisa belajar martonun, atau membuat kain ulos bersama perempuan dari Desa Wisata Meat. Sekadar informasi, Desa Wisata Meat termasuk salah satu penghasil ulos terbesar di Kabupaten Toba! Jadi, Sobat Parekraf bisa membeli produk-produk ekonomi kreatif terbaik dari desa wisata ini.

Desa Wisata Tuktuk Siadong

Tidak kalah unik untuk dijelajahi, desa wisata di sekitar Danau Toba berikutnya adalah Desa Wisata Tuktuk Siadong. Terletak di Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, ikon dari desa wisata ini berupa Bukit Beta yang ditumbuhi rumput hijau dan sangat luas, serta Air Terjun Simangande yang mengalir deras dari salah satu sisi perbukitan.

Tak hanya menikmati wisata alam, disini juga bisa melakukan berbagai aktivitas seru. Mulai dari memancing, berenang, hingga menyelam di danau. Menariknya lagi, Desa Wisata Tuktuk Siadong dijuluki Kampung Turis. Karena sudah dikunjungi turis mancanegara sejak 1990.

Desa Wisata Huta Tinggi

Berada di Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Desa Wisata Huta Tinggi menawarkan perpaduan wisata alam dan budaya yang komplet. Di desa wisata ini bisa merasakan sensasi memetik buah kopi langsung dari kebun, hingga belajar memerah susu kerbau. Menariknya, pengunjung bisa langsung mengolahnya menjadi dali ni horbo, keju khas Batak. Makanan tradisional ini mempunyai cita rasa gurih, mirip keju ricotta asal Italia.

Soal budaya tak perlu diragukan lagi, di Desa Wisata Huta Tinggi bisa melihat pertunjukan Tari Tor-tor dan musik gondang yang sering diadakan dalam upacara adat di desa tersebut. Selain itu, bisa melihat pemukiman warga yang tinggal di rumah bolon, rumah adat Batak.

Desa Wisata Jangga Dolok

Desa wisata di sekitar Danau Toba berikutnya berada di Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba Samosir. Tak hanya memiliki udara yang masih segar, Desa Wisata Jangga Dolok terkenal dengan wisata rumah adat Batak Toba Tertua, yakni Tobasa, yang umurnya 250-300 tahun.

Selain itu, disini juga bisa mencicipi camilan khas Batak dari Desa Wisata Jangga Dolok, yakni tipa-tipa. Camilan yang terbuat dari beras tumbuk, lalu direndam selama 2 malam. Memiliki bentuk seperti sereal, warga lokal biasa menyajikan camilan manis ini dengan gula dan kelapa parut. (EL)

Next Post
Gedung Bank DBS Indonesia

Laba Bersih Bank DBS Indonesia Melonjak 87,83% di 2023

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba