ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Ekonomi

Kenaikan BI Rate Diyakini Tak Ganggu Target Pertumbuhan Ekonomi

BY El Simamora
Minggu, 28 April 2024
in Ekonomi
Kantor Pusat Bank Indonesia.

Kantor Pusat Bank Indonesia. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Jakarta – Bank Indonesia (BI) meyakini kenaikan BI Rate menjadi 6,25% tidak akan mengganggu target pertumbuhan ekonomi Indonesia. Proyeksi BI terhadap pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) RI tetap dipertahankan pada rentang 4,7%-5,5% year on year.

“Terkait dengan suku bunga, kenapa kami masih optimistis, tidak mengubah kisaran pertumbuhan ekonomi, karena policy rate ditujukan untuk menstabilkan nilai tukar dan keyword-nya itu preemptive dan forward looking untuk menjaga inflasi,” kata Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI, Juli Budi Winantya, dalam diskusi di Pulau Samosir, Sumatera Utara, Minggu, (28/4/2024).

BacaJuga

F&B ID Resmi Boyong Merek Kopi Asal Shanghai ‘M Stand’ ke Indonesia

Bukan Cuma Jobdesk, CMK Ajak Talenta Muda Pahami Cara Kerja Bisnis Secara Utuh

Pasar Global Makin Lirik Batik! Nilai Ekspor Melonjak hingga 32,5%

Juli mengatakan dalam menopang perekonomian Indonesia, BI memiliki beragam kebijakan. Artinya, kebijakan itu tidak hanya berpusat pada suku bunga acuan saja. “Intinya kami punya set of policy instrument, stance BI tidak hanya dari sisi moneter saja,” kata dia.

Juli mencontohkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, BI juga memberikan berbagai insentif, salah satunya adalah Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM). Kebijakan ini diberikan kepada bank-bank untuk mendorong penyaluran kredit. Insentif dilakukan melalui pengurangan jumlah Giro Wajib Minimum (GWM) bagi bank yang menyalurkan kredit ke sektor prioritas.

Juli meyakini kebijakan KLM tersebut akan mendorong penyaluran kredit oleh perbankan. “Sehingga dengan pertimbangan itu, kami melihat dampak dari kenaikan policy rate ini relatively mild, sehingga rangenya tetap ada di kisaran,” kata dia.

Sebelumnya, BI memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate menjadi 6,25% pada April 2024. Suku bunga deposit facility naik ke posisi 5,50% dan lending facility sebesar 7%.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menjelaskan, kenaikan suku bunga ini untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya risiko global serta sebagai langkah preemptive dan forward looking untuk memastikan inflasi tetap dalam sasaran 2,5±1% pada 2024 dan 2025 sejalan dengan stance kebijakan moneter yang pro-stability.

“Sementara itu, kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap pro-growth untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” katanya saat konferensi pers secara daring, Rabu (24/4/2024).

Kenaikan BI Rate kali ini menjadi yang pertama sejak BI menahan suku bunga acuannya di level 6% pada Oktober 2023 lalu. (CNBC)

Next Post
Menhub, Budi Karya Sumadi, saat mengunjungi KAI YIA.

Menhub Ajak Masyarakat Gunakan Kereta Bandara Menuju YIA

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba