ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Kolom

Kejutan Dana Segar Selalu Dongkrak Penjualan Kebutuhan Sandang

BY El Simamora
Rabu, 10 April 2024
in Kolom
Ilustrasi.

Ilustrasi. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Ditengah tekanan kenaikan harga sejumlah kebutuhan hidup, antusiasme masyarakat merayakan Lebaran memang masih tinggi. Namun masyarakat disarankan agar tidak berbelanja diluar batas kemampuannya. Artinya untuk memenuhi kebutuhan Lebaran tahun ini, masyarakat harus sampai meminjam uang atau bahkan terjerat hutang rentenir. Terlebih dibulan Mei dan Juni ada peningkatan kebutuhan yang besar untuk pendidikan.

Mulai dari ujian kenaikan kelas, pergantian tahun ajaran baru, Iduladha dan juga libur kenaikan kelas. Skala prioritas pengeluaran yang lebih penting ada di bulan selanjutnya. Nah, THR ini menjadi salah satu pendorong pengeluaran yang meningkat jelang Idulfitri. Dan pada umumnya akan digunakan untuk kebutuhan yang sifatnya konsumtif selama Lebaran.

BacaJuga

Bulan Rosario Umat Katolik: Paus Leo XIV Serukan Doa untuk Perdamaian

Guru, Mengajar (lah) dengan Cinta

Hari Bumi dan Harapan pada Ekoteologi

Karena itu, masyarakat sangat disarankan agar bisa lebih bijak dengan menggunakan THR yang ada. Terlebih lagi ada banyak kebutuhan besar yang akan dikluarkan setelah Lebaran. Sementara itu, dari pantauan di sejumlah pasar tradisional penjual kebutuhan sandang di Kota Medan, sejumlah pedagang grosiran masih mengeluhkan menurunnya belanja masyarakat di Lebaran tahun ini.

Dari beberapa pedagang yang diobservasi setiap tahunnya, beberapa diantaranya menyatakan bahwa belanja sandang anjlok 10% hingga 15%, namun yang paling berat ada juga mengklaim bahwa penjualan turun hingga 30%. Meski demikian dari sejumlah responden yang letaknya jauh dari ibu kota provinsi (Medan), menyatakan bahwa penjualan jelang lebaran tahun ini lebih baik selama 4 tahun belakangan.

Meskipun di hari normal, penjualannya tetap mengalami penurunan sekitar 10% hingga 15% dibandingkan dengan periode yang sama (Januari-Februari) tahun sebelumnya. Namun pedagang pengecer kebutuhan sandang sepakat bahwa guyuran uang dalam bentuk bantuan tunai, seperti Bansos dan uang bantuan yang didapat selama pagelaran Pemilu mampu mendongkrak penjualan meskipun sesaat.

Secara keseluruhan mpedagang grosir dan pengecer masih mengeluhkan kondisi penjualan yang belum membaik khususnya setelah pandemi Covid-19. Bahkan sejumlah responden berujar penjualan saat Covid-19 masih lebih baik dibandingkan dengan penjualan di masa pandemi telah berakhir. Dan kejutan uang segar yang mengalir ke masyarakat baik dalam bantuan tunai serta gelontoran dana segar lainnya.

Kenapa menyebutnya sebagai kejutan uang? Karena hanya uang yang datang secara tidak terduga yang bisa membuat masyarakat berbelanja kebutuhan sandang. Karena untuk memenuhi kebutuhan pokok, umumnya masyarakat sudah melakukan perencanaan pengeluaran serta menyesuaikan sumber pendapatannya.

Gunawan Benjamin, pengamat ekonomi dan Ketua Tim Pemantau Harga Pangan Sumatra Utara. Saat ini juga aktif mengajar di Fakultas Ekonomi UISU.

Next Post
Ilustrasi perlindungan data konsumen.

China Rilis Regulasi Baru Soal Perlindungan Data Pribadi Konsumen

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba