ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Ekonomi

Kampus Vokasi Kemenperin Ciptakan Inovasi Penunjang Industri Alat Berat

BY El Simamora
Kamis, 13 Juni 2024
in Ekonomi
Ilustrasi alat berat.

Ilustrasi alat berat. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Jakarta – Industri alat berat berperan penting dalam menunjang aktivitas di berbagai sektor, antara lain konstruksi, pertambangan, dan kehutanan. Seiring dengan kebutuhan produk alat berat yang meningkat, industri ini turut menjadi penyokong pertumbuhan ekonomi.

Berdasarkan data Himpunan Industri Alat Berat Indonesia (Hinabi), produksi alat berat nasional sepanjang tahun 2023 tercatat sebanyak 8.066 unit. Adapun, permintaan terbanyak yakni untuk alat berat hydraulic excavator sebanyak 6.791 unit, disusul bulldozer sebanyak 727 unit, dump truck 513 unit, dan motor grader sebanyak 35 unit.

BacaJuga

F&B ID Resmi Boyong Merek Kopi Asal Shanghai ‘M Stand’ ke Indonesia

Bukan Cuma Jobdesk, CMK Ajak Talenta Muda Pahami Cara Kerja Bisnis Secara Utuh

Pasar Global Makin Lirik Batik! Nilai Ekspor Melonjak hingga 32,5%

Guna mendukung peningkatan kinerja industri alat berat, Kementerian Perindustrian juga mendorong pengembangan dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM) industri. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan memaksimalkan penyelenggaraan pendidikan vokasi dalam upaya mencetak SDM industri yang kompeten.

“Kemenperin juga berkomitmen dalam perbaikan serta pengembangan berkelanjutan dalam penyelenggaraan pendidikan vokasi yang sesuai dengan tuntutan pasar kerja di industri saat ini,” kata Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, dikutip dari laman resmi Kemenperin, Kamis (13/6/2024).

Untuk meningkatkan kompetensi SDM industri alat berat, salah satu unit pendidikan yang dimiliki Kemenperin, yaitu Politeknik STMI Jakarta, telah menjalin kerja sama dengan PT Komatsu Indonesia dalam upaya pelaksanaan program pendidikan setara Diploma 1 untuk program studi manufaktur alat berat. “Kami telah membuktikan keberhasilan improvement dari alumni program kerja sama pengadaan kelas industri ini,” ungkap Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI), Masrokhan.

“Bentuk keberhasilan pada improvement di sektor alat berat ini menjadi bukti nyata dari hasil kerja sama yang telah dijalankan sesuai dengan tujuan, yakni pembentukan SDM industri yang terampil dan kompeten. Tentunya keberhasilan ini dipicu oleh kesesuaian antara kurikulum program studi dengan kebutuhan industri alat berat,” jelas Masrokhan.

Menurutnya, Kemenperin akan terus menjaga komitmen untuk dapat memperkecil competency gap antara dunia industri dengan dunia pendidikan. Hal ini dalam upaya menghasilkan SDM industri kompeten tanpa adanya program retraining oleh industri.

Saat melakukan kunjungan pabrik di PT Komatsu Indonesia, beberapa waktu lalu, Kepala BPSDMI yang didampingi oleh Presiden Direktur PT Komatsu Indonesia, Jamalludin dan Direktur Politeknik STMI Jakarta, Amrin Rapi, turut menyaksikan presentasi dari beberapa lulusan program D1.

Keberhasilan improvement itu misalnya disampaikan oleh Sarni Mulyani, alumni D1 Batch 4 yang telah berhasil melakukan improvement dengan merancang dan membuat jig untuk handling pump dan stand khusus pump yang mempermudah proses pemasangan Main Pump Engine. Inovasi ini telah berhasil diimplementasikan di divisi engineering dan telah mampu menurunkan waktu proses dari 90 menit menjadi 80 menit (sesuai target).

Selanjutnya presentasi dipaparkan oleh Kalimi Budi Waspodo, alumni D4 Batch 1, yang telah berhasil meningkatkan kapasitas proses Main Frame dengan mengurangi pemborosan (waste handling) sehingga kapasitas meningkat 54%, yaitu dari 35 unit per bulan menjadi 54 unit per bulan.

Selain itu, Desi Kwintoko selaku alumni Batch 1 lainnya memaparkan keberhasilannya dalam mengimplementasikan Lean Manufacturing dengan menggunakan metode Value Stream Mapping (VSM) yang mampu meningkatkan kapasitas proses mendekati 100%, yaitu dari maksimum 30 unit per bulan menjadi 60 unit per bulan.

Presdir PT Komatsu Indonesia, Jamalludin, menyampaikan bahwa program pendidikan setara Diploma I Manufaktur Alat Berat ini perlu terus berlanjut karena terbukti bermanfaat memberikan pemahaman keilmuan teknik industri khususnya manufaktur serta sebagai bentuk orientasi dari perusahaan. Keberhasilan alumni pada program ini pun diharapkan dapat meningkatkan animo pendaftaran pada Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik STMI Jakarta.

“Dalam kesempatan ini bisa dilihat bahwa peserta yang lulus dari program ini akan memiliki kompetensi yang baik untuk meningkatkan produktivitas bagi perusahaan,” ungkapnya. (ANG)

Next Post
MotoGP pakai livery vintage di Silverstone untuk merayakan hari jadinya yang ke-75.

MotoGP Pakai Livery Vintage di Silverstone

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba