ODEBA.id, Medan – Mayoritas bursa di Asia ditutup melemah pada perdagangan hari ini. Pelemahan mayoritas bursa di Asia menjadi pemicu memburuknya kinerja IHSG yang ditutup melemah 0.32% di level 7.175,819. IHSG sempat menguat pada sesi pembukaan perdagangan, namun selebihnya IHSG ditransaksikan dalam rentang yang terbatas dan banyak berada di zona merah.
“Ditengah minimnya sentimen pasar, ditambah dengan libur panjang akhir pekan membuat pelaku pasar sangat berhat-hati dengan sejumlah agenda ekonomi besar dari luar, yang baru akan memberikan dampak pada kinerja pasar saham di awal pekan mendatang,” kata analis pasar keuangan, Gunawan Benjamin, Rabu (28/5/2025).
Sementara itu, mata uang rupiah yang juga banyak bergerak di zona merah juga turut menjadi sentimen negatif bagi IHSG.
Mata uang rupiah ditutup melemah di level 16.285 per dolar AS, setelah sempat mengurangi kerugiannya dari posisi paling buruk di level 16.310 per dolar AS. Gerak rupiah juga terkurung oleh minimnya sentimen pasar pada perdagangan hari ini. Pasar masih mencermati perkembangan negosiasi dagang antara AS dengan Uni Eropa, yang sejauh ini lebih memberikan keuntungan bagi dolar AS.
Menurut Gunawan, pada dasarnya, pasar keuangan ditanah air ditransaksikan dengan resiko yang lebih tinggi jelang akhir pekan ini. “Dikarenakan saat libur panjang, ada ketidakpastian ekonomi yang cenderung merugikan pasar,” katanya.
Terpisah, harga emas dunia ditransaksikan menguat ke level US$3.320/troy ons atau sekitar Rp1,74 juta/gram. Harga emas masih bergerak dalam rentang yang terbatas ditengah minimnya katalis. (ANG)






