ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Ekonomi

Industri MICE Jadi Andalan Pariwisata RI dalam Tiga Tahun Berturut-turut

BY El Simamora
Selasa, 3 September 2024
in Ekonomi
MICE to Meet You yang berlangsung di Black Stone Yacht Beach Club Marina Benoa, Bali.

MICE to Meet You yang berlangsung di Black Stone Yacht Beach Club Marina Benoa, Bali. (Dok. Kemenparekraf)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Bali – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, mengungkapkan, industri MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) menjadi salah satu industri andalan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dalam tiga tahun berturut-turut.

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dalam MICE to Meet You yang berlangsung di Black Stone Yacht Beach Club Marina Benoa, Bali, Senin (2/9/2024).

BacaJuga

F&B ID Resmi Boyong Merek Kopi Asal Shanghai ‘M Stand’ ke Indonesia

Bukan Cuma Jobdesk, CMK Ajak Talenta Muda Pahami Cara Kerja Bisnis Secara Utuh

Pasar Global Makin Lirik Batik! Nilai Ekspor Melonjak hingga 32,5%

Menparekraf Sandiaga dalam MICE to Meet You yang berlangsung di Black Stone Yacht Beach Club Marina Benoa, Bali, mengungkapkan, hal ini tidak lepas dari peran Indonesia saat menjadi tuan rumah dari sederet event bergengsi dunia. Indonesia di antaranya menjadi tuan rumah mulai dari KTT G20, Keketuaan ASEAN, World Water Forum 2024, World Conference on Creative Economy (WCCE) hingga High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnerships (HLF-MSP) 2024 dan Indonesia-Africa Forum (IAF) ke-2 tahun 2024.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berjuang sehingga kita ada di titik ini. Bersyukur bahwa Bali melalui kepulihan yang lebih cepat dari perkiraan sebelumnya tahun 2025. Tapi sekarang dari angka dan kualitas ternyata Bali sudah mencapai titik di atas angka sebelum pandemi. Dan MICE ini menjadi andalan dalam tiga tahun berturut-turut,” ujar Sandiaga.

Sandiaga mengungkapkan kedatangan di pintu internasional sendiri menunjukkan angka positif, yang terus meningkat antara 15-20%. Data BPS menunjukkan wisatawan mancanegara sudah mencapai 7,7 juta dan 45 persen di antaranya masuk ke Bali.

“Ini menunjukkan pariwisata Indonesia stabil, jauh dari angka sebelum pandemi,” kata Sandiaga.

MICE Indonesia berada di posisi ke-4 di kawasan Asia Tenggara, dan Bali masih menjadi salah satu destinasi MICE pilihan untuk berbagai penyelenggaraan event international, bahkan masuk ke dalam top 3 negara tujuan perjalanan insentif se-Asia Pasifik.

Kendati demikian, pemerintah pusat maupun Pemerintah Daerah Bali serta pihak terkait lainnya, terus berupaya memetakan persoalan yang terjadi di Bali. Salah satunya berkaitan dengan penyebaran wisatawan ke Bali Utara, Bali Timur, dan Bali Barat.

Hal tersebut dilakukan guna mengupayakan kesejahteraan yang lebih merata di seluruh wilayah Bali, juga menghindari terjadinya overtourism di wilayah Bali Selatan.

Salah satu yang menjadi hambatan adalah aksesibilitas terutama infrastruktur jalan yang belum mendukung mobilisasi pengunjung dari Bali Selatan ke bagian Bali lainnya. Karena itu, Menparekraf Sandiaga berupaya melakukan tiga pendekatan dari mulai short term yang menekankan pada penggunaan fast boat untuk menjangkau Bali Utara, Timur, dan Barat dari Banyuwangi.

“Kemudian medium term berupa pembangunan jalan tol agar bisa mengkoneksikan Bali Selatan ke Bali Utara. Dan untuk jangka panjang saya pikir ini waktunya memikirkan tentang bandara baru untuk mengatasi beberapa persoalan,” ujar Sandiaga.

“Tentunya pariwisata di Bali tetap akan berbasis pada pariwisata budaya, berkearifan adat dan istiadat, berbasis komunitas, tapi kita juga perlu memeratakan penyebaran pengunjung ke seluruh Pulau Bali,” kata Sandiaga.

Hadir mendampingi Menparekraf Sandiaga, Sekretaris Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf, Ni Komang Ayu Astiti. (ANG)

Next Post
Ilustrasi pekerja.

Kecelakaan Kerja Tinggi, Kemnaker: Perlu Perhatian Serius Para Ahli K3

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba