ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Ekonomi

Industri Kerajinan Berbasis Limbah Sawit Dikembangkan di Kaltara

BY El Simamora
Kamis, 25 Juni 2026
in Ekonomi
Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang.

Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

ODEBA.id, Jakarta – Industri kerajinan menjadi salah satu sektor strategis yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan penguatan ekspor manufaktur Indonesia. Berbekal kekayaan budaya, kreativitas, dan keterampilan para perajin, produk kriya Indonesia terus menunjukkan daya saing yang semakin kuat di pasar global.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, nilai ekspor industri kerajinan pada kuartal I tahun 2026 mencapai US$165,27 juta atau sekitar Rp2,97 triliun. Capaian tersebut meningkat 4,08% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sekaligus mencerminkan semakin tingginya apresiasi pasar internasional terhadap produk kerajinan Indonesia.

BacaJuga

F&B ID Resmi Boyong Merek Kopi Asal Shanghai ‘M Stand’ ke Indonesia

Bukan Cuma Jobdesk, CMK Ajak Talenta Muda Pahami Cara Kerja Bisnis Secara Utuh

Pasar Global Makin Lirik Batik! Nilai Ekspor Melonjak hingga 32,5%

“Industri kerajinan merupakan sektor yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan karena mampu menciptakan nilai tambah tinggi, memperluas kesempatan kerja, serta memperkuat ekonomi daerah. Pemerintah terus melakukan penguatan ekosistem industri kerajinan melalui peningkatan kapasitas SDM, pengembangan inovasi produk, dan perluasan akses pasar,” kata Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, dalam keterangannya, Kamis (25/6/2026).

Ia menambahkan, pengembangan industri kerajinan juga diarahkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan bahan baku dalam negeri dan mendukung penerapan ekonomi sirkular. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat rantai pasok industri sekaligus menciptakan peluang usaha baru yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Sejalan dengan upaya tersebut, Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI), Emmy Suryandari, menegaskan bahwa peningkatan daya saing industri kerajinan nasional memerlukan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan.

“Pengembangan keterampilan, pemanfaatan bahan baku alternatif, serta penerapan prinsip ekonomi sirkular menjadi faktor penting dalam menciptakan produk kerajinan yang bernilai tambah tinggi dan berkelanjutan. Melalui berbagai program pendampingan dan peningkatan kapasitas, Kemenperin terus berupaya agar menghasilkan produk-produk kreatif yang mampu menjawab kebutuhan pasar sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ungkap Emmy.

Sebagai bagian dari upaya penguatan industri kerajinan nasional, Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Samarinda menjalin kerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menyelenggarakan Workshop Kerajinan Anyaman dan Kertas Seni Berbasis Kelapa Sawit di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Kegiatan yang berlangsung pada 22-26 Juni 2026 tersebut mendapat dukungan pendanaan penuh dari BPDP sebagai bagian program ekonomi hijau berbasis sawit dalam rangka Peningkatan Nilai Ekonomi Produk Kerajinan melalui Optimalisasi Pemanfaatan Limbah dan Produk Samping Sawit di Industri Kecil dan Menengah Kerajinan Provinsi Kalimantan Utara .

Workshop diikuti oleh 30 pelaku usaha kerajinan yang berasal dari Kabupaten Bulungan, Malinau, Nunukan, dan Tana Tidung. Para peserta memperoleh pembekalan teori serta praktik pembuatan kerajinan anyaman dan kertas seni dengan memanfaatkan limbah maupun produk samping kelapa sawit sebagai bahan baku utama.

Kepala BSPJI Samarinda, Ransi Pasae menyampaikan, pengembangan kerajinan berbasis limbah dan produk samping kelapa sawit merupakan salah satu strategi untuk terwujudnya ekonomi sirkular di wilayah perkebunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pemanfaatan limbah dan produk samping kelapa sawit menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi merupakan langkah nyata dalam mendukung industri yang berkelanjutan. Selain mengurangi limbah, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan produk-produk kreatif unggulan yang dapat memperkuat perekonomian daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan Usaha Mikro Kecil dan Menegah BPDP, sebagai mitra penyelenggara yang dalam sambutannya diwakili oleh Anwar Sadat, Analis Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP menyapaikan dukungannya terkait program ekonomi hijau berbasis sawit melalui pemberdayaan UMKM perkebunan sawit sebagaimana yang dilaksanakan oleh BSPJI Samarinda saat ini.

Melalui sinergi antara BSPJI Samarinda dan BPDP, industri kerajinan berbasis kelapa sawit di Kalimantan Utara diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu sektor unggulan daerah. Posisi strategis Kalimantan Utara yang berbatasan langsung dengan negara tetangga dan berada pada jalur perdagangan regional juga membuka peluang besar bagi pengembangan pasar produk kerajinan berbasis sawit, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Workshop ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem industri kreatif berbasis sumber daya alam lokal yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung pengembangan ekonomi hijau dan berkelanjutan. (ANG)

Next Post
Mendiktisaintek, Brian Yuliarto, memberi keterangan usai bertemu Presiden, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Percepat Industrialisasi Nasional, Perguruan Tinggi Diinstruksikan Cetak SDM Unggul

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba