ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Ekonomi

IHSG dan Emas Kompak Melemah, Rupiah Menguat Tipis

BY El Simamora
Selasa, 3 Maret 2026
in Ekonomi
Ilustrasi perdagangan saham.

Ilustrasi perdagangan saham. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

ODEBA.id, Medan – Terseret arus pelemahan burs a saham di Asia, IHSG pada akhirnya terpaksa menyerah dan ditutup turun 0,96% di level 7.939,767. Selama sesi perdagangan berlangsung IHSG ditransaksikan di dua zona, dalam rentang 7.932 hingga 8.098. Level support psikologis IHSG di angka 8.000 pada akhirnya ditembus dan membentuk sinyal tren turun pada IHSG.

Sejumlah saham yang turut memicu terjadinya koreksi pada IHSG diantaranya adalah ANTM, INCO, BBRI, TINS hingga ASII.

BacaJuga

F&B ID Resmi Boyong Merek Kopi Asal Shanghai ‘M Stand’ ke Indonesia

Bukan Cuma Jobdesk, CMK Ajak Talenta Muda Pahami Cara Kerja Bisnis Secara Utuh

Pasar Global Makin Lirik Batik! Nilai Ekspor Melonjak hingga 32,5%

Disisi lainnya kinerja mata uang rupiah justru bergerak berbeda dengan IHSG. Rupiah ditutup menguat tipis di level 16.850 per US dolar. “Penguatan rupiah pada perdagangan hari ini tidak banyak membantu IHSG yang justru sempat menguat tajam di awal sesi pembukaan,” kata analis pasar keuangan, Gunawan Benjamin, Selasa (3/3/2026).

Selanjutnya harga emas dunia ditransaksikan turun tajam di kisaran harga US$5.080 per troy ons, atau Rp2,76 juta per gramnya.

Kabar terkini di pasar terkait dengan kemungkinan dialog antara AS dengan Iran memicu koreksi harga emas sementara waktu.

“Pelaku pasar masih akan terus mencermati perkembangan konflik di timur tengah sebagai rujukan investasi selanjutnya. Sejauh ini perang diproyeksikan masih akan berlangsung hingga beberapa pekan kedepan. Sehingga volatilitas pada pasar keuangan maupun pasar komoditas masih berpeluang terjadi,” kata Gunawan. (ANG)

Next Post
Penandatanganan PKS antara OJK dan Bareskrim Polri.

OJK dan Bareskrim Perkuat Kerja Sama Penegakan Hukum di Sektor Jasa Keuangan

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba