ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Ekonomi

Hadiri CAA-ICCE 2024, Ini Target RI di Industri Kakao Global

BY El Simamora
Jumat, 13 September 2024
in Ekonomi
Ilustrasi Kakao.

Ilustrasi Kakao. (Reuters)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Singapura – Indonesia berkomitmen menjadi bagian dari industri kakao global yang berkelanjutan dan inklusif. Indonesia juga terus memastikan penerapan prinsip konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab guna mendorong peningkatan kesejahteraan petani dan pelaku industri, serta perlindungan konsumen.

Hal tersebut diungkapkan oleh Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Perjanjian Perdagangan Internasional, Bara Khrisna Hasibuan saat membacakan sambutan Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan dalam pembukaan Cocoa Association of Asia-International Cocoa Conference Exhibition (CAA-ICCE) 2024 di Raffles City Convention Center, Singapura. Konferensi yang berlangsung pada 12-13 September 2024 ini mengambil tema “A Confluence for Positive Change”.

BacaJuga

F&B ID Resmi Boyong Merek Kopi Asal Shanghai ‘M Stand’ ke Indonesia

Bukan Cuma Jobdesk, CMK Ajak Talenta Muda Pahami Cara Kerja Bisnis Secara Utuh

Pasar Global Makin Lirik Batik! Nilai Ekspor Melonjak hingga 32,5%

“Indonesia sebagai salah satu produsen kakao dunia berkomitmen untuk menjadi bagian dari industri kakao global yang berkelanjutan dan inklusif. Dengan memastikan penerapan prinsip konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, Indonesia mendorong peningkatan kesejahteraan petani dan pelaku industri, serta perlindungan konsumen,” ujar Bara, dikutip dari laman Kemendag, Jumat (13/9/2024).

Bara menyebut, harga kakao dunia terus mengalami peningkatan drastis dalam beberapa waktu belakangan ini. Hal ini di antaranya disebabkan oleh menurunnya produksi kakao global karena hama, penyakit, perubahan cuaca, dan tanaman kakao tua yang tidak produktif lagi.

Di samping itu, juga harus memperhatikan implementasi European Union Deforestation-free Products Regulation (EUDR) pada akhir tahun 2024 yang menjadi tantangan tersendiri bagi sektor kakao.

Ia pun mengungkapkan sejumlah upaya bersama yang dapat dilakukan untuk menghadapi tantangan sektor kakao. Upaya tersebut di antaranya dengan mendorong peningkatan kapasitas dan produktivitas untuk memastikan terpenuhinya pasokan kakao, mendorong iklim investasi yang kondusif untuk sektor kakao, melakukan hilirisasi produk berbasis kakao dari hulu hingga hilir dengan penggunaan teknologi untuk meningkatkan nilai tambah dan menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkanpelatihan bagi petani serta partisipasiaktif generasi muda pada sektor kakao.

Selain itu, upaya yang bisa dilakukan yaitu berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. “Saya memandang kolaborasi dengan seluruh pihak merupakan hal penting dalam membantu mengatasi tantangan-tantangan tersebut,” harap Bara.

Bara menambahkan, pihaknya ingin mengembalikan posisi Indonesia sebagai salah satu pemain utama di tingkat global dalam produksi dan ekspor kakao. Konferensi ini merupakan suatu kesempatan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk berkumpul, berdiskusi, dan merumuskan langkah-langkah strategis dalam membantu memajukan industri kakao dan cokelat global, khususnya di regional Asia.

“Kami mengapresiasi penyelenggaraan CAA-ICCE 2024 yang menghadirkan tokoh-tokoh penting yang dapat mendukung perkembangan industri sektor kakao di dunia. Diharapkan CAA-ICCE 2024 dapat berkontribusi membantu menciptakan masa depan yang lebih cerah dan berkelanjutan bagi industri kakao dan cokelat global,” imbuh Bara.

CAA-ICCE merupakan konferensi internasional yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali. Konferensi ini berfokus pada topik yang paling relevan dengan para pakar lintas industri yang diselenggarakan CAA. Sementara CAA adalah asosiasi pedagang dan pemroses biji kakao di Asia yang bertujuan mempercepat pertumbuhan industri kakao dan cokelat, mendorong pertumbuhan berkelanjutan dalam budidaya dan pengolahan kakao, serta menciptakan dampak positif bagi petani kakao.BWakil Indonesia yang menjadi anggota CAA, antara lain, Asosiasi Kakao Indonesia, Barry Callebaut Indonesia, Cargill Indonesia, Ceres, Glico Indonesia, JB Cocoa, Mondelez Indonesia, serta Nestle.

CAA-ICCE 2024 bertujuan meningkatkan kolaborasi pelaku industri sektor kakao. Forum ini membahas strategi dalam mendukung perkembangan sektor industri kakao yang berkelanjutan, kemajuan teknologi, perubahan iklim global, serta tren pemasaran di sektor kakao.

Pada 2023, ekspor produk kakao Indonesia ke dunia tercatat sebesar 340,14 ribu ton dengan nilai mencapai US$1,2 miliar. Pada tahun tersebut, impor Indonesia untuk produk kakao tercatat sebesar 340,45 ribu ton dengan nilai US$979 juta.

Berdasarkan data International Cocoa Organization, Indonesia merupakan negara produsen biji kakao terbesar di kawasan Asia dengan pangsa produksi sebesar 62,3%. Daerah dengan penghasil biji kakao terbesar di Indonesia yaitu Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan. Adapun ekspor kakao Indonesia didominasi oleh produk dengan kode HS 1804 (mentega, lemak, dan minyak kakao) dengan pangsa lebih dari 50%. Sementara tujuan utama ekspor Indonesia di antaranya, India dengan pangsa 17%, Uni Eropa (16%), dan Amerika Serikat (15%). (EL)

Next Post
Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim.

Kuartal III 2024, 378 WNA Dideportasi dari Bali

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba