ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Ekonomi

Cek Rekomendasi Saham Pekan Ini

BY El Simamora
Minggu, 23 Maret 2025
in Ekonomi
Perdagangan Saham

Ilustrasi perdagangan saham. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

ODEBA.id, Medan – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi cukup dalam sebesar 4% dalam sepekan lalu dan bertengger di level 6.258,179 pada akhir perdagangan, Jumat (21/3). IHSG bahkan sempat terperosok lebih dari 5% pada akhir perdagangan sesi pertama pada Selasa (18/3) lalu, sehingga Bursa Efek Indonesia (BEI) terpaksa memberlakukan penghentian sementara atau trading halt selama 30 menit.

Community & Retail Equity Analyst Lead PT Indo Premier Sekuritas, Angga Septianus pun mengimbau para trader wajib mencermati level support IHSG 6.500 yang sudah jebol dan kini bergerak menuju level psikologis 6.000.

BacaJuga

F&B ID Resmi Boyong Merek Kopi Asal Shanghai ‘M Stand’ ke Indonesia

Bukan Cuma Jobdesk, CMK Ajak Talenta Muda Pahami Cara Kerja Bisnis Secara Utuh

Pasar Global Makin Lirik Batik! Nilai Ekspor Melonjak hingga 32,5%

“IHSG terkonfirmasi dalam teritori bearish seiring penurunan lebih dari 20% dari titik tertinggi tanggal 19 September 2024 lalu,” katanya, Minggu (23/3/2025).

Penurunan IHSG pada sepekan lalu, imbuhnya, terpengaruh penurunan tajam sektor IDX TECHNO tercermin dari penurunan saham DCII yang bobotnya sangat signifikan dan sektor IDX CYCLIC yang disebabkan penurunan tajam saham ACES dan MSIN. Tragisnya, secara mingguan, tidak ada sektor yang hijau atau positif dalam sepekan lalu.

Berbicara tentang potensi market pada minggu terakhir sebelum libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri yang hanya akan berlangsung selama 4 hari perdagangan (24-27 Maret 2025), Angga mengimbau para trader untuk mencermati 2 sentimen berikut ini:
Pertama, data inflasi PCE AS. Angga menegaskan pasar akan mencermati data inflasi PCE AS yang akan dirilis pada Jumat mendatang dan diharapkan dapat mendekati target inflasi 2%.

Kedua, USD-IDR masih dalam tekanan seiring masih derasnya aksi jual asing pada pasar saham dan juga obligasi atau surat utang. Selain itu, risiko pelemahan Rupiah lanjutan dapat terjadi seiring risiko repatriasi asing, setelah mendapatkan dividen dari emiten-emiten pembagi dividen, terutama perbankan.

Angga menegaskan meski pekan terakhir sebelum libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri minim sentimen, IPOT merekomendasikan sejumlah saham yang berpotensi cuan.

  1. Buy on Pullback AKRA (Current Price: 1.100, Entry: 1.070 – 1.080, Target Price: 1.130 (+5,6%), Stop Loss: < 1.040 (-2,8%) dan Risk to Reward Ratio = 1:2,0). Angga menjelaskan harga minyak berpotensi menguat karena OPEC+ berencana melakukan pemotongan produksi untuk menopang harga dan menjaga supply secara global. AKRA juga berpotensi tertopang sentimen migrasi pelanggan dari Pertamina ke pom bensin AKRA.
  2. Buy on Breakout ADMR (Current Price: 905, Entry: 950, Target Price: 1.000 (+5,3%), Stop Loss: < 920 (-3,2%) dan Risk to Reward Ratio = 1 : 1,7). Volume produksi batubara metalurgi ADMR sendiri pada tahun 2024 mencapai 6,63 juta ton sedangkan penjualan mencapai 5,62 juta ton, atau masing-masing naik 30% dan 26% dari tahun 2023. Secara teknikal harga bertahan di atas MA10 dan MA20 uptrend jangka menengah.
  3. Buy UNTR (Current Price: 22.875, Entry: 22.875, Target Price: 24.200 (+5,8%), Stop Loss: < 22.100 (-3,4%) dan Risk to Reward Ratio = 1 : 1,7). Dalam laporan perkembangan usaha UNTR dijelaskan bahwa pendapatan bersih dari bisnis emas dan mineral lainnya meningkat 90% menjadi Rp 9,9 triliun, terutama disebabkan oleh menguatnya harga jual emas.
  4. Buy Reksa Dana Saham Premier ETF IDX High Dividend 20 (XIHD). Power Fund Series (PFS) XIHD berisikan saham-saham berkapitalisasi besar seperti BBCA, BMRI, BBNI, BBRI, ASII dan TLKM yang berpotensi memberikan dividen dengan yield cukup tinggi bervariasi antara 4-6%. Ketika kondisi tidak menentu maka dividen menjadi satu-satunya sentimen positif yang dapat diharapkan.
Next Post
Ilustrasi tenis.

Zverev Cetak Sejarah di Miami Open, Fritz Melaju Kencang

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba