ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Ragam

Waspada Penyakit Anak akibat Cuaca Panas

BY El Simamora
Rabu, 13 Maret 2024
in Ragam
Ilustrasi anak sakit.

Ilustrasi anak sakit. (Pixabay)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Medan – Saat ini, cuaca panas sedang melanda Indonesia, termasuk Kota Medan. Temperatunya bisa mencapai 34 derajat Celcius. Kondisi cuaca seperti ini, menurut Ketua Tim Kerja P2PM Dinkes Kota Medan, Edy Yusuf, bisa mengerek kasus penyakit ISPA. Penyebabnya, karena masyarakat jadi suka konsumsi es akhirnya batuk dan lain-lain seperti itu. Biasanya kasusnya agak naik dari biasanya.

Bukan hanya orang dewasa sebenarnya, tapi kondisi seperti ini juga harus memberi perhatian ekstra pada anak. Dikarenakan sistem kekebalan tubuh anak belum sempurna, sehingga cuaca panas bisa menjadi faktor memicu penyakit.

BacaJuga

Resmi Dirilis, Menu Film Empat Musim Pertiwi Kini Hadir di The People’s Cafe

Masuk Indonesia, Samsung Galaxy S26 FE Bawa 47 Fitur Galaxy AI

Bikin Konten Makin Mudah, Intip Deretan Fitur Baru di Apple Creator Studio

Lalu apa saja penyakit anak akibat cuaca panas? Seperti dikutip dari website Hermina, berikut penyakit yang bisa terjadi pada cuaca panas:

Demam Berdarah

Peralihan dari musim hujan ke musim pancaroba merupakan waktu yang paling rentan terhadap penyakit demam berdarah. Karena nyamuk demam berdarah berkembang biak pada musim hujan dengan bertelur di tempat-tempat yang tergenang air.

Peralihan dari musim hujan ke musim pancaroba merupakan masa di mana nyamuk demam berdarah mencapai usia dewasa dan menularkan virus dengue ke manusia melalui gigitannya. Ternyata saat masa peralihan dari musim hujan ke musim panas perlu di waspadai nyamuk demam berdarah.

Batuk Pilek

Batuk pilek pada anak memang identik dengan musim hujan. Namun, bukan berarti kondisi tersebut tidak bisa terjadi pada anak saat cuaca panas tiba.

Anak rentan terserang batuk pilek saat cuaca panas karena suhu udara tinggi dan udara kering dapat menyebabkan iritasi pada saluran napas. Risiko batuk pilek makin parah karena paparan polusi udara dan tempat berdebu menjadikan pemicu batuk dan pilek.

Penyakit Kulit

Gatal-gatal akibat alergi dan terbakar sinar matahari juga bisa terjadi pada anak saat cuaca panas. Kondisi kulit yang kering lebih mudah gatal dan digaruk, sehingga muncul luka yang memudahkan kuman untuk menyusup masuk dan menyebabkan infeksi.

Dehidrasi dan Heatstroke

Cuaca panas pastinya lebih mudah mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan. Karena yang perlu diketahui adalah karena suhu tinggi dan udara yang kering membuat cairan tubuh lebih cepat menguap melalui pori-pori kulit.

Cuaca panas juga dapat terjadinya heatstroke, apalagi jika anak terlalu lama berada di luar rumah. Untuk mencegahnya, pertama, gunakan pakaian yang longgar, berwarna terang, dan berbahan ringan saat ingin keluar rumah. kemudian, pakailah topi dengan tepi yang lebar dan oleskan tabir surya ke kulit dengan SPF minimal 30. penting juga untuk mencukupi asupan cairan untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. terakhir, hindari aktivitas berat di luar ruangan saat cuaca sedang panas terik. (ANG)

Next Post
Ilustrasi beras

Ini Kata Bulog Kenapa Sulit Beli Beras untuk Stok Pemerintah

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba