ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Ekonomi

Trump Menang, Investasi Emas Tidak Lagi Menarik?

BY El Simamora
Senin, 11 November 2024
in Ekonomi
Ilustrasi emas digital.

Ilustrasi emas digital. (Dok. Shutterstock)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Medan – Setelah Donald Trump menang, harga emas terpuruk dari level US$2.737 per troy ons. Saat ini, emas ditransaksikan dikisaran US$2.669 per troy ins. Atau turun sekitar 2,5% sejak hari pemungutan suara di Amerika Serikat (AS). Pelemahan harga emas ini memunculkan pertanyaan besar, apakah emas berpeluang untuk melanjutkan penurunan? Atau investasi emas sudah tidak lagi menarik?

“Terlebih di saat Bank Sentral AS atau The FED pangkas suku bunga acuan sebelumnya. Alih-alih naik mendapatkan kabar baik, harga emas justru kian melemah di awal pekan ini. Seakan kebijakan menurunkan bunga acuan yang dianggap sebagai tanda pelemahan Rupiah. Terpiihnya Trump sebagai Presiden justru lebih menarik perhatian pelaku pasar,” kata pengamat ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin, Senin (11/11/2024).

BacaJuga

F&B ID Resmi Boyong Merek Kopi Asal Shanghai ‘M Stand’ ke Indonesia

Bukan Cuma Jobdesk, CMK Ajak Talenta Muda Pahami Cara Kerja Bisnis Secara Utuh

Pasar Global Makin Lirik Batik! Nilai Ekspor Melonjak hingga 32,5%

Karena kebijakan Trump kedepan dengan memangkas pajak untuk mendorong perekonomian, memunculkan ekspektasi bahwa defisit anggaran akan ditambal dengan hutang, yang bisa membuat inflasi naik dan mengikis harapan pemangkasan bunga acuan kedepan. Kebijakan Trump kedepan akan lebih banyak memberikan dampak positif bagi penguatan Dolar AS, namun tidak untuk harga emas.

Disisi lainnya, perang yang berkecamuk berpeluang untuk menjadi katalis positif bagi penguatan harga emas. Namun sayangnya, perang dagang yang kemungkinan akan terjadi lagi antara AS dengan China, justru akan menggiring inflasi kearah yang lebih tinggi lagi. Lagi-lagi, kilau emas bisa meredup ditekan oleh sejumlah sentimen negatif tersebut.

“Hanya saja, saya menilai emas tetap akan menjadi save haven atau aset investasi yang paling aman di dunia. Terlebih disaat terjadi peningkatan tensi geopolitik di banyak Negara. Dan bukan berarti penurunan harga emas dunia sebanyak 2,5% akan diikuti dengan penurunan serupa oleh harga emas domestik. Karena harga emas lokal juga diuntungkan dengan melemahnya mata uang rupiah belakangan ini,” katanya.

Volatilitas harga emas dan pasar keuangan memang sangat tinggi jelang pelantikan Trump di Januari mendatang. Namun setelah dilantik, arah kebijakan ekonomi Trump akan terlihat jelas. Dan ini akan membentuk paradigma investasi baru, yang tentunya akan menyesuaikan arah kebijakan presiden terpilih.

“Namun, saya menilai dalam kuran waktu kurang dari satu tahun masih berpeluang mengalami tekanan. Disarankan bagi investor untuk berinvestasi emas dalam jangka panjang,” imbuh Gunawan. (ANG)

Next Post
Ilustrasi perdagangan saham.

Intip Rekomendasi Saham Pilihan IPOT untuk Trading Pekan Ini

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba