ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Sosok

7 Tokoh Pertempuran Surabaya 10 November, Simak Profil dan Perannya

BY El Simamora
Selasa, 16 April 2024
in Sosok
Bung Tomo

Bung Tomo. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Medan – 10 November dikenal dengan Hari Pahlawan. Namun, apakah kita cukup mengenal tokoh-tokohnya? Dilansir dari berbagai sumber, simak yuk profil 7 tokoh pertempuran Surabaya 10 November serta apa peran mereka dalam pertempuran tersebut!

1. Bung Tomo

BacaJuga

Mengenal Opposite Spiker Jepang Kento Miyaura

Lukita Maxwell, Bintang Film Backrooms Berdarah Indonesia

Kisah 7 Alumni Perempuan Poltekpar yang Sukses Berkarya

Bung Tomo merupakan salah satu sosok penting termasuk tokoh Pertempuran Surabaya 10 November 1945. Bung Tomo memiliki jasa besar dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia pada saat melawan penjajah yang ingin kembali menjajah Indonesia tepatnya di kota Surabaya.

Salah satu peran besar Bung Tomo dalam Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya yakni melalui pidato Bung Tomo berhasil membangkitkan semangat rakyat Surabaya untuk kembali melawan para penjajah.

Seperti dilansir dari laman Perpustakaan Sekretariat Negara, pria yang akrab disapa Bung Tomo ini memiliki nama asli Sutomo. Bung Tomo lahir pada tanggal 3 Oktober 1920 di Surabaya. Bung Tomo wafat pada tanggal 7 Oktober 1981 di Padang Arafah dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Ngagel di Surabaya.

2. Gubernur Suryo

Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo yang kerap disapa Raden Suryo adalah Gubernur Jawa Timur yang menjadi pencetus Pertempuran Surabaya 10 November 1945. Menurut keterangan pegiat sejarah Surabaya Kuncarsono, Gubernur Suryo menjadi tokoh Pertempuran Surabaya yang paling sibuk.

Selama Pertempuran Surabaya berlangsung, salah satu peran Gubernur Suryo yakni melakukan komunikasi intens untuk meminta pertolongan pada pemimpin negeri seperti Bung Karno dan Bung Hatta, ketika Inggris mengelurakan Ultimatum 10 November 1945.

Sebagai pemegang kendali penuh Surabaya, pada tanggal 9 November pukul 23.00 WIB, Gubernur Suryo kemudian membacakan keputusan akan menghadapi sekutu hingga titik darah penghabisan. Pidato Gubernur Suryo itu kemudian dikenal dengan ‘Komando Keramat’.

3. KH. Hasyim Asy’ari

Kyai Haji Hasyim Asy’ari adalah sosok pelopor persatuan umat dan tokoh modernisasai pesantren. Seperti dikutip dari Ensiklopedia Pahlawan Nasional, KH Hasyim Asy’ari lahir pada tanggal 20 April 1875 di Demak. Beliau termasuk dalam tokoh Pertempuran Surabaya yang juga memiliki peran besar.

Perannya dalam Pertempuran Surabaya 10 November berawal dari fatwa ‘Resolusi Jihad’ yang dicetuskan oleh KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Fatwa itu berisi kewajiban berjihad untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang kemudian melahirkan peristiwa Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya.

4. HR Mohammad Mangoendiprodjo

Mayjen TKR HR Mohammad Mangoendiprojo merupakan Pimpinan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang termasuk tokoh Pertempuran Surabaya yang berperan penting. Seperti dilansir situs resmi DPAD Jogja, HR Mohammad Mangoendiprodjo berperan sebagai wakil Indonesia dalam kontak biro dengan pasukan Inggris di Surabaya.

Mangoendiprodjo sempat mengalami peristiwa dramatis, bahkan membahayakan nyawanya. Untuk mencegah pasukan Inggris yang menduduki gedung Bank Internatio menembaki masa yang mengadakan pengepungan. Mohammad Mangoendiprojo wafat pada tanggal 13 Desember 1988 di Bandar Lampung.

5. Mayjen Moestopo

Prof. Dr. Moestopo merupakan Mayjen TNI yang lahir pada tanggal 13 Juni 1913 di Ngadiluwih, Kediri, Jawa Timur, seperti dilansir situs resmi DPAD Jogja. Mayjen Moestopo juga termasuk dalam tokoh Pertempuran Surabaya pada 10 November 1945.

Pada masa pendudukan Jepang, Moestopo mengikuti pelatihan tentara Pembela Tanah Air (Peta) angkatan kedua di Bogor, Jawa Barat. Selesai pelatihan, ia diangkat sebagai shudanco (komandan kompi) di Sidoarjo, meski sejatinya kemampuan Moestopo melebihi kemampuan seorang shudanco.

6. Mayjen Sungkono

Mayjen Sungkono merupakan komandan BKR yang termasuk pejuang tokoh Pertempuran Surabaya 10 November 1945. Seperti dilansir situs resmi Arsip Purbalingga, Sungkono lahir pada tanggal 1 Januari 1911 di Purbalingga Kidul Kabupaten Purbalingga.

Namanya begitu harum di Jawa Timur, karena Mayjen Sungkono tidak hanya sekedar berteriak-teriak memberi komando lewat radio, tetapi juga memimpin langsung pertempuran yang sedang berkobar hebat di seluruh kota. Ia terus memimpin pertempuran hingga Surabaya mendapat julukan “kota pahlawan”.

7. Abdul Wahab Saleh

Nama Abdul Wahab juga tak luput dari daftar tokoh Pertempuran Surabaya 10 November 1945. Abdul Wahab Saleh adalah seorang fotografer Antara yang berhasil mengabadikan momen bersejarah perobekan bendera Belanda di Hotel Yamato.

Seperti dilansir Antara, Abdul Wahab Saleh merupakan pejuang masa itu yang juga fotografer dan wartawan. Fotografer Abdul Wahab Saleh memotret peristiwa heroik Arek-Arek Suroboyo dalam Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. (ANG)

Next Post
Ilustrasi rupiah.

Rupiah Kian Terkapar, Kini Tembus Rp16.250/Dolar AS

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba