ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Nasional

Tolak Wacana SPP Sekolah Negeri di Jabar, Begini Kata Dedi Mulyadi

BY El Simamora
Minggu, 19 Juli 2026
in Nasional
Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi.

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

ODEBA.id, Bandung – Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) di SMA dan SMK negeri tidak memiliki alasan yang kuat untuk dihidupkan kembali. Hal tersebut ditegaskan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi.

Menurutnya, kebutuhan operasional sekolah saat ini sudah dapat dipenuhi melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan bantuan operasional dari Pemprov Jabar.
Dedi mengatakan pemerintah provinsi telah melakukan pengecekan terhadap kebutuhan anggaran di sejumlah sekolah negeri. Dari hasil evaluasi tersebut, anggaran yang tersedia dinilai masih mencukupi untuk membiayai kegiatan belajar mengajar tanpa harus membebani orang tua siswa dengan iuran bulanan.

BacaJuga

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

“Saya sudah cek. Cukup dengan dana BOS dan dana biaya operasional dari Provinsi Jawa Barat. Cukup sampelnya banyak, datanya banyak,” ujar Dedi dalam keterangannya, Sabtu (18/7/2026).

Ia justru menyoroti masih adanya persoalan dalam pengelolaan dana BOS. Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan penyimpangan penggunaan anggaran yang nilainya mencapai sekitar Rp4 miliar pada APBD 2025.

“Bahkan kalau mau dibuka, yang menggunakan dana BOS untuk kepentingan lain yang bukan pendidikan, jumlah temuannya APBD 2025 itu sampai Rp 4 miliar,” kata Dedi.

Menurut Dedi, temuan tersebut menunjukkan bahwa persoalan utama bukan terletak pada kurangnya anggaran, melainkan pada tata kelola dan penggunaan dana yang harus dibenahi.

Karena itu, ia menilai pemberlakuan kembali SPP bukan solusi yang tepat. Sebaliknya, penambahan dana melalui iuran justru berpotensi menimbulkan persoalan baru dalam pengelolaan keuangan sekolah.

“Artinya, cukup. Kalau terlalu lebih nanti ada potensi untuk digunakan yang lain, malah jadi beban bagi kepala sekolahnya kasihan, jangan sampai ada kena aspek yang bersifat kriminal gara-gara salah kelola BOS,” tuturnya.

Dedi memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan tetap fokus meningkatkan kualitas pendidikan melalui perbaikan sarana dan prasarana sekolah. Sejumlah fasilitas seperti toilet, tempat ibadah, hingga sarana olahraga menjadi prioritas agar proses belajar mengajar berlangsung lebih nyaman.

“Pokoknya sekolah harus oke, siswa-siswanya harus kreatif, dan pemerintah provinsi berkomitmen untuk itu,” terangnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kebijakan sekolah negeri tanpa pungutan baru diterapkan pada tahun ajaran 2025/2026. Sebelumnya, menurut Dedi, siswa di SMA dan SMK negeri masih dibebani berbagai jenis pembayaran.

Pengalaman itu, kata dia, bahkan pernah ditemuinya secara langsung ketika masih menjadi anggota DPR RI. Saat itu, ia kerap membantu melunasi tunggakan biaya pendidikan siswa di sejumlah sekolah negeri di Jawa Barat.

“Sebelumnya di Jawa Barat sekolah negeri juga bayar. Waktu saya anggota DPR, datang ke sekolah-sekolah, bayar, tunggakan siswa yang belum dibayar. Dan itu sekolah negeri, ada SMA 2 di Subang, ada SMA di Cimahi, ada SMA di Purwakarta, dan ada SMA di Tasik, di Ciamis,” kata Dedi. (dtc)

Next Post
Poster perdana Jennie untuk proyek solo 'Less Than A Lover'.

Jennie BLACKPINK Beri Kode Comeback Solo Terbarunya

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba