ODEBA.id, Jakarta – Mengawali rangkaian kampanye “Bangga BerNusantara: Serunya Jadi Indonesia”, The Palace Jeweler berkolaborasi dengan komunitas Nyanyi Bareng Jakarta (NBJ) menggelar perayaan musik dan kebersamaan pada 4 Agustus 2026. Lebih dari 400 peserta hadir mengenakan wastra bernuansa hitam dan emas. Mereka menyanyikan lagu “Indonesia Pusaka” dan “Rayuan Pulau Kelapa” dalam suasana penuh kehangatan. Kolaborasi ini menandai pembukaan kampanye tahunan Bangga BerNusantara yang memasuki tahun ketiga penyelenggaraan dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Konsep sing with strangers yang diusung NBJ memberikan pengalaman bernyanyi bersama bagi orang-orang yang sebelumnya tidak saling mengenal. Semangat ini sejalan dengan kampanye yang ingin mengajak masyarakat merasakan kebersamaan di tengah keberagaman. Acara semakin meriah dengan kehadiran penyanyi Andien, yang bertindak sebagai Teman Spesial The Palace Jeweler, sebagai penyanyi kejutan (surprise guest star).
General Manager The Palace Jeweler, Jelita Setifa, mengatakan, The Palace Jeweler memiliki komitmen untuk terus mengangkat kekayaan budaya Indonesia melalui inisiatif yang dekat dengan masyarakat.
“Bangga BerNusantara merupakan bentuk apresiasi kami terhadap keberagaman budaya Indonesia yang menjadi identitas bangsa. Melalui tema ‘Serunya Jadi Indonesia’, kami ingin mengajak masyarakat merayakan budaya dengan cara yang menyenangkan, sekaligus menunjukkan bahwa tradisi tetap relevan dalam kehidupan modern,” ujar Jelita.
Ia menambahkan, puncak perayaan kemerdekaan akan berlangsung pada 15-17 Agustus 2026 di seluruh gerai The Palace Jeweler di Indonesia. Pelanggan diajak mengenakan wastra atau baju adat Nusantara, menikmati cita rasa kuliner daerah, serta mengikuti berbagai aktivitas dan promo istimewa.
Sementara itu, Co-Founder NBJ, Meda Kawu, mengungkapkan bahwa bernyanyi merupakan cara sederhana untuk menghadirkan kebersamaan.
“Momen ini terasa istimewa saat 400 warga NBJ menyanyikan lagu nasional bersama. Di momen itulah kami merasakan bagaimana musik mampu mempererat hubungan orang-orang yang baru saling mengenal. Semoga kolaborasi ini menjadi ruang bagi lebih banyak orang untuk merasakan bahwa setiap suara memiliki tempat,” kata Meda.
Promo Busana Adat dan Aktivitas Gerai
Pada puncak perayaan tanggal 15-17 Agustus 2026, pengunjung gerai The Palace Jeweler yang mengenakan pakaian bertema wastra atau busana adat Nusantara berhak mendapatkan penawaran khusus:
Potongan harga perhiasan emas hingga 45% untuk koleksi perhiasan emas 9k, 18k, dan 24k, atau potongan langsung sebesar Rp170.000.
Penawaran cashback untuk perhiasan berlian. Bag charm eksklusif gratis bagi pengunjung yang lahir pada 17 Agustus (dengan menunjukkan kartu identitas).
Selain promo perhiasan, seluruh gerai akan dihias dengan suasana perayaan budaya yang menyajikan sajian kuliner khas Nusantara, peragaan busana (fashion show), serta pelayanan langsung dari Jewelry Representative yang mengenakan pakaian adat. Masyarakat juga dapat berpartisipasi dalam aktivitas digital di media sosial dengan menggunakan tagar #BanggaBerNusantara, #SerunyaJadiIndonesia, dan #ThePalaceJeweler.
Koleksi Perhiasan Nusantara
Sebagai bagian dari komitmen mengangkat budaya lokal, The Palace Jeweler menampilkan Koleksi Nusantara yang dirancang bekerja sama dengan perancang busana Samuel Wattimena. Inisiasi kolaborasi ini telah dimulai sejak 2015 dan pertama kali diluncurkan pada 2017.
Koleksi Nusantara terbagi dalam tiga seri utama yang terinspirasi dari wilayah Indonesia:
Seri Nusa
Terinspirasi dari Indonesia bagian barat, merujuk pada bentuk Pending—hiasan ikat pinggang yang dahulu digunakan oleh raja dan ratu. Bentuk ini ditransformasikan ke dalam ukiran cincin, kalung, dan anting-anting berlian.
Seri Anta
Terinspirasi dari Indonesia bagian tengah, khususnya Nusa Tenggara Timur (NTT). Seri ini menonjolkan bentuk siluet perhiasan tradisional seperti Mamoli, Taka, dan Marangga.
Seri Tara
Terinspirasi dari Indonesia bagian timur, mengangkat motif perhiasan tradisional Mas Bulan Base, Belak, dan Pepek Sortil. Seri ini menonjolkan bentuk lingkaran dan matahari sebagai simbol kepercayaan masyarakat Indonesia Timur.






