ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Nasional

Terungkap Alasan Warga Banjarmasin Gunakan Kecubung

BY El Simamora
Jumat, 19 Juli 2024
in Nasional
Ilustrasi buah kecubung.

Ilustrasi buah kecubung. (iStock)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Jakarta – Lebih dari 50 orang di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dirawat di RSJ diduga berkaitan dengan efek tidak sadarkan diri, meracau, hingga halusinasi imbas buah kecubung.

Dua orang dilaporkan meninggal, diduga terkait penyalahgunaan buah tersebut.

BacaJuga

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

“Masih ada 7 pasien yang dirawat di RSJ Sambang Limbung,” terang Psikiater konsultan Adiksi RSJ Sambang Lihum, Banjarmasin, dr Firdaus Yamani, dalam konferensi pers Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Jumat (19/7/2024).

dr Firdaus mengatakan, alasan banyak warga Banjarmasin menggunakan buah kecubung diduga karena efek halusinasi.

Namun di beberapa wilayah lainnya, kata dr Firdaus, ada juga yang menggunakan buah tersebut untuk penggunaan obat tradisional hingga membasmi jentik nyamuk.

Di sisi lain, ia mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap buah tersebut. Meski belum dimasukkan sebagai narkotika, buah kecubung dapat memicu efek samping yang fatal. Penggunaan buah kecubung ini juga sudah dilarang oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

“Efeknya ini bisa memicu kematian, harus dijauhi, dan berbahaya. Sehingga perlu edukasi pada masyarakat untuk mengonsumsi buah ini,” imbuhnya.

“Apalagi ada konten yang mengonsumsi buah kecubung kemudian halusinasi, ini merupakan ajaran yang tidak baik ke masyarakat luas,” lanjutnya lagi. (dtc)

Next Post
Ilustrasi.

DKI Masih Kaji Usulan Sekolah Gratis, Ditarget Rampung Akhir Tahun

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba