ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Ragam

Teh Tidak Disarankan Saat Berbuka Puasa, Dokter Sebut Alasannya

BY El Simamora
Senin, 18 Maret 2024
in Ragam
Ilustrasi teh

Ilustrasi teh. (Thinkstock/Alexandr Vlassyuk)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Jakarta – Rupanya, meminum teh saat berbuka puasa tak selalu cocok untuk setiap orang. dr Helmin Agustina Silalahi, Medical Senior Manager Kalbe Consumer Health mewanti-wanti setiap orang yang memiliki sensitivitas tertentu, termasuk pengidap maag dan GERD.

Hal ini disebutnya berkaitan dengan efek kafein pada teh tersebut. Minuman paling aman untuk dikonsumsi setelah berbuka pada kelompok ini adalah air putih.

BacaJuga

Resmi Dirilis, Menu Film Empat Musim Pertiwi Kini Hadir di The People’s Cafe

Masuk Indonesia, Samsung Galaxy S26 FE Bawa 47 Fitur Galaxy AI

Bikin Konten Makin Mudah, Intip Deretan Fitur Baru di Apple Creator Studio

“Jadi teh kan mengandung kafein ya, jadi pada beberapa orang, nggak semua orang, terutama yang mereka sensitif terhadap kafein itu sudah pasti akan sakit, asam lambungnya akan naik,” bebernya, seperti dikutip dari detikcom, Minggu (17/3/2024).

Ia menambahkan, air putih paling bagus. Sedangkan jus, kalau misalnya penderita sakit maag jangan yang asam-asam juga. Paling cocok jus pisang. Timun suri disarankan asal jangan tambah jeruk nipis.

dr Helmin meminta pengidap maag untuk menghindari asupan makanan pedas, makanan dengan lemak tinggi, makanan dan minuman dengan kadar asam tinggi saat berbuka puasa maupun sahur. Hal ini bisa memperburuk gejala yang otomatis mengganggu berjalannya ibadah.

Selain pola makan, pasien dengan riwayat maag dan GERD juga diminta untuk rutin berolahraga meskipun tengah berpuasa. Olahraga di waktu puasa bisa dilakukan menjelang waktu berbuka.

Hal ini demi menghindari kekambuhan gejala yang dipicu rasa cemas, stres, hingga overthinking. “Olahraga ini nantinya sebagai stress release,” pungkasnya. (dtc)

Next Post
Michelle Obama

Inspiratif! 7 Perempuan Ini Dapat Mengubah Dunia

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba