ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Internasional

Target SDG Sektor Energi, Dunia Masih Berada di Luar Jalur

BY El Simamora
Kamis, 13 Juni 2024
in Internasional
Ilustrasi rumah dengan penerangan senter setelah terjadi pemadaman listrik.

Ilustrasi rumah dengan penerangan senter setelah terjadi pemadaman listrik. (iStock)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, New York – Dunia masih berada di luar jalur dalam mencapai target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di sektor energi (Sustainable Development Goal 7/SDG7), karena progres dalam akses energi dasar pada 2022 mengalami kemunduran untuk pertama kalinya dalam satu dekade terakhir, menurut laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Kesenjangan akses energi global semakin memburuk seiring dengan laju pertumbuhan populasi yang melampaui pertumbuhan sambungan baru, menurut laporan yang dirilis pada Rabu (12/6/2024) oleh Badan Energi Internasional (International Energy Agency/IEA), Badan Energi Terbarukan Internasional (International Renewable Energy Agency/IRENA), Divisi Statistik PBB, Bank Dunia, dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

BacaJuga

Resmi! Jepang Naikkan Biaya Izin Tinggal WNA Mulai Hari Ini

Dua Penembakan di Afrika Selatan Menewaskan 27 Orang

Kapasitas Listrik PV China Tembus 1,28 Miliar kW, Geser Batu Bara

Laporan tersebut memperingatkan bahwa upaya-upaya yang ada saat ini masih belum cukup untuk mencapai SDG7 sesuai target yang ditentukan.

Laporan itu mengonfirmasi bahwa jumlah orang yang tidak memiliki akses terhadap listrik meningkat untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade terakhir, karena laju pertumbuhan populasi melampaui pertumbuhan sambungan listrik baru. Hal ini menyebabkan 685 juta orang tidak memiliki akses listrik pada 2022, meningkat sebesar 10 juta dari 2021.

Sementara itu, sebanyak 2,1 miliar orang masih hidup tanpa akses terhadap teknologi dan bahan bakar memasak bersih, dengan jumlah yang sebagian besar tetap sama dibandingkan tahun lalu. Hal ini membawa dampak yang sangat besar bagi kesehatan, kesetaraan gender, dan lingkungan, serta berkontribusi terhadap 3,2 juta kasus kematian dini setiap tahunnya, papar laporan tersebut.

Sementara itu, bagian-bagian lain dari agenda SDG7 menunjukkan kemajuan yang lebih baik baru-baru ini. Energi terbarukan mengalami pertumbuhan yang kuat selama dua tahun terakhir, dan peningkatan efisiensi energi secara bertahap membaik setelah mengalami penurunan selama pandemi, menurut laporan tersebut.

Laporan tersebut memperkirakan bahwa dengan kebijakan yang berlaku saat ini, akan ada 660 juta orang yang tidak memiliki akses listrik dan sekitar 1,8 miliar orang yang tidak memiliki akses terhadap teknologi dan bahan bakar memasak bersih pada 2030 mendatang. Kemajuan dalam tingkat efisiensi energi juga masih jauh di bawah level yang diperlukan untuk mencapai target SDG7.

Para penulis laporan tersebut mendesak masyarakat internasional untuk memfokuskan kembali upaya-upaya dalam menyediakan dukungan finansial, teknologi, dan kebijakan yang diperlukan guna menutup defisit akses serta memastikan bahwa semua negara dan masyarakat dapat memperoleh manfaat dari percepatan penyebaran energi terbarukan dan peningkatan efisiensi energi. (Antara)

Next Post
Program edukreatif bagi penyandang disabilitas down syndrone yang digelar oleh Rumah Difabel Sharaswaty.

KSI-PMN 2024 USU Berikan Edukreatif bagi Anak Down Syndrome

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba