ODEBA.id, Ningbo Beilun – Tim nasional bola voli putra Amerika Serikat (AS) merebut tiket semifinal ketiga dalam ajang Volleyball Nations League (VNL) usai menang telak tiga set langsung atas juara dunia bertahan, Italia, pada babak perempat final di Ningbo Beilun, Tiongkok, Kamis. Di babak semifinal hari Sabtu, AS bakal menantang tim tak terkalahkan, Jepang.
Mengulang laga perebutan medali perunggu Olimpiade Paris 2024, AS berhasil melibas Italia dengan skor telak 3-0 (25-22, 25-21, 25-21). Penampilan gemilang dari pemain posisi opposite, Jake Hanes, menjadi kunci sukses yang membawa AS melangkah ke semifinal VNL untuk kelima kalinya sepanjang sejarah. Ini menjadi semifinal pertama AS sejak 2023, saat mereka meraih medali perak ketiga, melengkapi medali perunggu yang diraih pada edisi perdana 2018. Sebaliknya, Italia gagal mengulang pencapaian edisi 2025 ketika mereka menembus empat besar untuk pertama kali sekaligus menyabet medali perak.
AS tampil menekan sejak awal dengan mencetak enam ace di set pertama saja. Keunggulan servis ini membuat mereka terus mendominasi perolehan poin. Dua ace berturut-turut yang dilepaskan Jake Hanes di momen-momen krusial membawa AS meraih set point pada kedudukan 24-20. Meski Italia sempat memangkas jarak dua kali, outside hitter Ethan Champlin akhirnya mengunci set pertama dengan skor 25-22 lewat pukulan keras dari garis belakang.
Semburan lima ace tambahan dari AS di set kedua menjaga keunggulan mereka. Italia hanya sempat memimpin sebentar pada kedudukan 3-2 meski servis mereka membaik dan menghasilkan empat poin langsung. Hanes kembali membawa AS meraih set point lewat pukulan tajam dari garis belakang, sebelum middle blocker Merrick McHenry memastikan kemenangan set kedua dengan skor 25-21.
Momen kebangkitan AS terjadi pada set ketiga. Tertinggal 10-15, AS secara luar biasa mencetak enam poin beruntun untuk membalikkan keadaan. Dalam rentetan poin tersebut, Hanes menyumbang satu poin serangan dan tiga ace, sementara pemain bintang outside hitter Matthew Anderson menambahkan dua spike tajam. Pukulan balik ini membuat mental Italia goyah dan gagal bangkit. AS terus melaju hingga Champlin kembali mencetak poin penentu lewat serangan pipe untuk menutup set ketiga dengan skor 25-21.
Keunggulan telak 14 ace berbanding lima milik Italia menjadi pembeda utama dalam laga ini. AS juga unggul tipis dalam poin serangan (39-38) dan mencatatkan lebih sedikit kesalahan sendiri (unforced errors), yakni 17 berbanding 19. Hanes menjadi pahlawan kemenangan AS setelah membukukan poin tertinggi di laga ini, yaitu 21 poin—terdiri dari enam ace, dua blok poin, dan 13 poin serangan dengan tingkat keberhasilan 59%. Anderson tampil efisien dengan tingkat keberhasilan serangan 67% dan menyumbang 15 poin (termasuk tiga ace), sedangkan Champlin menambah 10 poin.
“Ini lebih ke soal perasaan ketimbang banyak berpikir. Anda hanya perlu percaya pada diri sendiri,” kata Hanes kepada VBTV mengenai performa servisnya yang luar biasa. “Saya rasa kami semua berupaya untuk tetap agresif melawan tim dengan kemampuan side-out yang sangat baik. Kami harus solid, melepaskan servis-servis yang bagus, dan syukurlah itu berhasil.”
Blok menjadi satu-satunya aspek statistik yang dimenangi wakil Eropa tersebut dengan keunggulan 4-3. Dari kubu Italia, opposite Yuri Romano menjadi pencetak poin terbanyak tim dengan 16 poin, disusul outside hitter Mattia Bottolo dengan 14 poin.
“Mereka tim yang kuat, kami tahu itu. Mereka bermain bagus. Saya rasa kami juga bermain cukup baik, tetapi masalahnya ada pada penerimaan bola (reception),” komentar Romano. “Saat menguasai bola kami bermain baik, tetapi kami membiarkan terlalu banyak ace tercipta. Jika gagal menjaga side-out, pertandingan menjadi sulit. Sisi positif dari VNL ini adalah kami memberi kesempatan kepada banyak pemain, termasuk pemain muda bertalenta yang tampil sangat baik. Ini modal bagus kami menyongsong Kejuaraan Eropa.”
Pertandingan perempat final terakhir di Ningbo yang mempertemukan Polandia dan Ukraina pada hari Kamis dijadwalkan memulai servis pertama pada pukul 19.30 waktu setempat (18.30 WIB). (ANG)






