ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Olahraga

Sprinter Saptoyogo Pecahkan Rekor Pribadi di Final 200 Meter T37

BY El Simamora
Minggu, 8 September 2024
in Olahraga
Sprinter Indonesia, Saptoyogo Purnomo, berusaha melaju ke garis finis dalam pertandingan final nomor 200 meter T37 putra Paralimpiade Paris 2024 di Stadion Stade de France, Paris, Prancis, Sabtu (7/9/2024).

Sprinter Indonesia, Saptoyogo Purnomo, berusaha melaju ke garis finis dalam pertandingan final nomor 200 meter T37 putra Paralimpiade Paris 2024 di Stadion Stade de France, Paris, Prancis, Sabtu (7/9/2024). (NPC INDONESIA/Agung Wahyudi)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Jakarta – Atlet para atletik Indonesia, Saptoyogo Purnomo, kembali memecahkan rekor pribadinya pada final lari 200 meter klasifikasi T37 Paralimpiade Paris 2024, yang digelar di Stade de France Sabtu (7/9/2024).

Saptoyogo mencapai garis finis dengan catatan waktu 23,26 detik. Namun, rekor tersebut hanya membuat Saptoyogo finis di urutan kelima.

BacaJuga

Catat Waktunya! Ini Jadwal Lengkap GP Mandalika

Resmi Berubah! Ini Format Baru Akhir Pekan MotoGP 2027

VR46 Racing Team Pakai Livery Garuda di GP Mandalika

Dua pelari lain juga memecahkan rekor pribadinya. Pelari asal Brasil Bartolomeu da Silva Chaves mencatatkan waktu 23,22 detik untuk finis di urutan keempat.

Rekan senegaranya, Christian Gabriel Luiz da Costa mencatatkan waktu 22,74 detik untuk mengamankan medali perunggu.

Sementara dua pelari tercepat memecahkan rekor season best. Ricardo Gomes de Mendonca dari Brasil mengamankan medali perak dengan catatan waktu 22,71 detik.

Lalu medali emas menjadi milik Andrei Vdovin dari Neutral Paralympic Athlete (NPA) atau kontingen gabungan atlet Rusia dan Belarusia. Andrei finis dengan catatan waktu 22,69 detik.

Mengenai rekor barunya, Saptoyogo mengaku merasa terkejut dengan catatan waktu yang dicapai para finalist nomor 200 meter T37.

Saptoyogo sempat optimis bisa meraih medali karena mencatatkan waktu tercepat kedua pada babak kualifikasi.

“Saya tidak memprediksi hasilnya akan seperti ini. Saya masih yakin bisa dapat medali,” kata Saptoyogo.

Ia pun mengakui ketahanan fisiknya belum cukup untuk konsisten berlari 200 meter. Para pelari lain mulai meninggalkannya pada 70 meter jelang garis finis.

“Endurance saya kurang bagus untuk jarak jauh. Paling bagus memang untuk jarak pendek seperti 100 meter. Untuk 200 meter susah banget,” ungkap Saptoyogo.

“Saya senang bisa pecah rekor pribadi, tetapi juga ada rasa kurang puasnya karena hanya berada di urutan kelima. Inginnya bisa mendapatkan medali lagi,” ujarnya menambahkan.

Saptoyogo pun resmi mengakhiri perjuangan di Paralimpiade Paris 2024. Saptoyogo membawa pulang medali perak yang diraih dari nomor 100 meter T37. (Antara)

Next Post
Selena Gomez

Selena Gomez Masuk Daftar Miliarder Termuda di AS, Hartanya Rp20 Triliun

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba