ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Olahraga

Soal Format Baru Piala Suhandinata, Begini Kata Atlet Indonesia

BY El Simamora
Selasa, 1 Oktober 2024
in Olahraga
Ilustrasi bulu tangkis.

Ilustrasi bulu tangkis. (iStock)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Jakarta – Atlet-atlet bulu tangkis junior RI mulai terbiasa dengan format baru yang diterapkan di BWF World Junior Mixed Team Championships 2024, atau juga disebut Piala Suhandinata.

Seperti diketahui Kejuaraan Dunia Beregu yang memperebutkan Piala Suhandinata itu telah berlangsung sejak 30 September dan akan berlangsung hingga 5 Oktober, kemudian berlanjut nomor perorangan pada 7-13 Oktober.

BacaJuga

Catat Waktunya! Ini Jadwal Lengkap GP Mandalika

Resmi Berubah! Ini Format Baru Akhir Pekan MotoGP 2027

VR46 Racing Team Pakai Livery Garuda di GP Mandalika

Di ajang Piala Suhandinata tahun ini, kejuaraan beregu menggunakan format baru dari sistem skoring atau sistem relay point dengan total 110 poin.

Dalam relay point, satu pertandingan diisi sepuluh partai dengan dua sektor tunggal putra, dua tunggal putri, dua ganda putra, dua ganda putri dan dua ganda campuran. Partai pertama mencari 11 poin dengan rally point tanpa setting, partai kedua dan seterusnya berlaku kumulatif.

Tim junior Indonesia sendiri telah mencoba menggunakan format itu dalam laga pertama menghadapi Makau, kemudian Kepulauan Mariana Utara. Dari kedua hasilnya, tim muda Merah Putih mengemas kemenangan dengan angka di masing-masing laga 110-58 dan 110-47. Lantas bagaimana kesan mereka dengan penyesuaian format baru tersebut?

“Di pertandingan pertama kami masih kagok dengan sistem yang baru ini tapi masuk ke pertandingan kedua tadi sudah mulai terbiasa. Di Jakarta sudah simulasi tapi memang kalau di turnamen hawanya berbeda dan tadi belum terlalu enak rasanya,” ungkap ganda putri Isyana Syahira Meida dalam keterangan tertulis PBSI.

“Kami tetap waspada walaupun lawan masih di bawah kami. Tapi memang belum bisa benar-benar dinilai seperti apa penampilan kami tadi,” Rinjani Kwinara Nastine menambahkan.

Begitu juga dengan ganda putra, Wahyu Agung Prasetyo/Dexter Farrell. Mereka pun bertekad terus memberikan yang lebih baik.

“Puji Tuhan dua pertandingan tadi berjalan lancar. Di luar itu, kami masih beradaptasi dengan kondisi lapangan,” ujar Dexter.

“Kami mau menampilkan yang lebih baik lagi. Awalnya memang aneh bermain poin seperti ini tapi kami harus membiasakan diri,” kata Tyo.

Dalam kesempatan yang sama, Manajer Tim Indonesia Rionny Mainaky mengapresiasi cara anak-anak asuhnya menjalani hari pertama Piala Suhandinata 2024.

“Dari persiapan di pemanasan yang baik membuat start anak-anak hari ini bagus. Itu memang instruksi yang saya dan tim pelatih sampaikan ke mereka. Walau lawan memang masih di bawah tapi tidak anggap enteng dan penuh keseriusan,” ujar Rionny.

“Ini jadi kesempatan untuk beradaptasi. Baik dari penguasaan lapangan maupun pola permainan,” sambung Rionny.

Sebagai orang yang sudah lama berkecimpung di dunia bulu tangkis, Rionny menganggap perubahan sistem poin di Piala Suhandinata 2024 ini cukup menarik.

“Cukup menarik apalagi kalau lawan seimbang itu bisa kejar-kejaran. Strategi juga menjadi penting. Tadi saya melihat Sri Lanka lawan Makau itu ramai pertandingannya,” kata Rionny. (dtc)

Next Post
PT Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian berkala untuk harga BBM non-subsidi bulan Oktober 2024.

Pertamax Series dan Dex Series di Sumut Turun, Cek Harga Terbarunya!

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba