ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Ragam

Sains Dibalik Orang Berkelit Memakai Kata “Tidak”

BY El Simamora
Minggu, 9 Juni 2024
in Ragam
Ilustrasi sains dan pikiran.

Ilustrasi AI. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Jakarta – Pernahkah meminta seseorang berkata jujur, tetapi penjelasannya masih membingungkan? Bisa jadi, kebingungan itu muncul karena jawabannya mengandung kata ‘tidak’.

Peneliti menjelaskan, otak menangkap kata ‘tidak’ sebagai kata yang melemahkan makna kata selanjutnya ketimbang membentuk lawan kata. Contohnya, kalimat ‘kopi tidak panas’ ditangkap otak sebagai ‘kopi yang antara dingin dan panas’ atau ‘kopi hangat’, bukan ‘kopi dingin’.

BacaJuga

Resmi Dirilis, Menu Film Empat Musim Pertiwi Kini Hadir di The People’s Cafe

Masuk Indonesia, Samsung Galaxy S26 FE Bawa 47 Fitur Galaxy AI

Bikin Konten Makin Mudah, Intip Deretan Fitur Baru di Apple Creator Studio

Karena pergeseran makna tersebut, peneliti menggarisbawahi, komunikasi oleh periklanan hingga kasus hukum kerap sengaja menggunakan kata ‘tidak’ untuk menutupi makna sesungguhnya dan makna yang sejelasnya akan sebuah frasa atau kalimat.

Dengan demikian, jika bingung dengan penjelasan seseorang yang memakai kata ‘tidak’, minta dia ulangi lagi penjelasannya dengan kalimat yang lebih sederhana atau memakai lawan katanya.

Namun, apa alasan ilmiah dibalik kekuatan kata ‘tidak’ dalam menyimpangkan makna asli suatu pernyataan?

Cara Otak Memahami Kata ‘Tidak’

Model bahasa besar pada AI tools juga kesulitan menafsirkan kalimat-kalimat yang bermuatan kata ‘tidak’ atau kalimat negasi dengan baik. Hal yang sama ternyata juga terjadi pada manusia.

Dipublikasi di jurnal PLOS Biology, penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kata ‘tidak’ memperlambat pemrosesan arti kalimat dalam otak pendengarnya. Sebab, penambahan kata ‘tidak’ dinilai menambah kerumitan atau kompleksitas suatu kalimat.

Karena itulah penggunaan kata ‘tidak’ bisa mengubah makna suatu kalimat. Contohnya, subjek penelitian diminta mendengar pernyataan “Kopi ini tidak panas.” Alih-alih menyimpulkan bahwa kopi tersebut dingin, pendengar memaknainya sebagai suhunya lebih rendah saja dari panas.

Para partisipan penelitian diminta menafsirkan frasa-frasa, baik yang bermuatan negasi (dengan kata ‘tidak’) dan yang tidak bermuatan negasi. Selama menafsirkan frasa, aktivitas otak peserta dipantau untuk mengetahui seperti apa fungsi neurologis yang bekerja.

Contohnya, partisipan diminta membaca frasa ‘really not good’ (sangat tidak bagus). Mereka lalu diminta menafsirkan maknanya dengan skala 1:10, yakni 1 untuk ‘really really bad’ (sangat buruk) dan 10 untuk ‘sangat bagus’

Rupanya, peserta butuh waktu lebih lama untuk menafsirkan suatu frasa yang bermuatan negasi atau kata ‘tidak’ (not). Frasa ini ditangkap otak sebagai frasa yang lebih kompleks atau lebih membingungkan.

“Penelitian ini menyoroti kompleksitas pemahaman bahasa, menunjukkan bahwa proses kognitif ini melampaui jumlah pemrosesan makna kata individual,” kata Arianna Zuanazzi, yang merupakan peneliti pascadoktoral di Departemen Psikologi, New York University, dikutip dari laman kampus. (dtc)

Next Post
Ilustrasi reksa dana.

5 Mitos dan Fakta Seputar Reksa Dana yang Wajib Diketahui!

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba