ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Nasional

Restorasi Kabel Laut Palapa Ring Tengah Segmen Melonguane – Morotai Dipercepat

BY El Simamora
Kamis, 23 Juli 2026
in Nasional
Menara telekomunikasi.

Menara telekomunikasi. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

ODEBA.id, Jakarta – Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital terus mengupayakan percepatan perbaikan kerusakan kabel optik bawah laut (putus serat optik sebagian) pada jaringan Palapa Ring Tengah Segmen Melonguane – Morotai.

Restorasi ini merupakan tindakan preventif, bukan akibat terjadinya putus total jaringan.

BacaJuga

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Dengan melakukan perbaikan lebih awal, pemerintah berupaya mencegah potensi gangguan yang lebih luas terhadap layanan telekomunikasi di beberapa wilayah kepulauan sebelah utara provinsi Sulawesi Utara.

Pada saat yang sama, langkah-langkah mitigasi komprehensif, mulai dari optimalisasi program infrastruktur Akses Internet yang sudah melayani di berbagai lokasi,  hingga koordinasi dengan penyelenggara telekomunikasi, telah dilakukan untuk memastikan masyarakat di wilayah terdampak tetap mendapatkan akses telekomunikasi selama proses perbaikan berlangsung.

Berdasarkan hasil pemantauan teknis, anomali pada jalur kabel laut ini terjadi menyusul aktivitas tektonik berupa gempa bumi bermagnitudo 5,7 pada 26 Mei 2026 dan beberapa kali gempa kuat yang dirasakan di segmen Melonguane – Morotai.

Kerusakan terdeteksi berada di kedalaman laut sekitar 3.400 meter pada jarak kurang lebih 95 km dari Terminal Station (TS) Morotai.

Kondisi laut dalam ini memberikan kompleksitas tersendiri dalam proses perbaikan, sehingga memerlukan kapal khusus dengan kemampuan deep-sea cable laying and jointing.

Adapun wilayah yang mengalami dampak langsung dari kendala ini mencakup tiga kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara, yaitu:

  • Kabupaten Kepulauan Sangihe (Tahuna).
  • Kabupaten Kepulauan Talaud (Melonguane).
  • Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro/Sitaro (Ondong Siau).

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat terdampak di Kepulauan Sangihe, Talaud, dan Sitaro. Kami memastikan seluruh tim bekerja maksimal di lapangan untuk mempercepat pemulihan infrastruktur vital ini demi terwujudnya konektivitas yang berkualitas di seluruh pelosok Indonesia,” jelas Plt. Direktur Infrastruktur BAKTI Komdigi Darien Aldiano, di Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Untuk menjaga konektivitas masyarakat selama masa restorasi, BAKTI telah mengoptimalkan 286 titik layanan akses Internet eksisting yang selama ini sudah tersebar dan melayani di wilayah terdampak.

Titik-titik ini terdiri dari 106 titik lokasi eksisting di Kabupaten Kepulauan Sangihe, 48 titik lokasi eksisting di Kabupaten Kepulauan Sitaro dan 132 titik lokasi eksisting di Kabupaten Kepulauan Talaud, yang dioptimalkan dengan satelit SATRIA 1.

Bentuk optimalisasi dengan cara peningkatan kapasitas bandwidth pada titik-titik layanan tersebut, dengan kenaikan bervariasi menjadi 50 Mbps/100 Mbps/150 Mbps sesuai dengan kebutuhan di masing-masing lokasi.

Tim teknis terus memantau user experience secara berkala guna memastikan kualitas layanan seperti browsing dan komunikasi digital tetap berjalan optimal meski di tengah masa perbaikan.

Akses Internet adalah program BAKTI yang sudah melayani masyarakat  dan sudah ditempatkan di lokasi-lokasi publik seperti kantor pemerintah, sekolah, puskesmas/rumah sakit, pertahanan/keamanan.

Dengan adanya proses perbaikan Palapa Ring, BAKTI melakukan pengoptimalan kapasitas di AI yang ada, sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya untuk melakukan telekomunikasi.

Dalam rapat koordinasi yang melibatkan Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kemkomdigi, BAKTI Komdigi, Balai Monitoring Spektrum Frekuensi, PT Len Telekomunikasi Indonesia, PT Surveyor Indonesia, penyelenggara  telekomunikasi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, seluruh aspek teknis, operasional, administrasi, mitigasi layanan hingga strategi komunikasi publik telah dibahas secara komprehensif dan telah ditetapkan pembaruan jadwal kerja (Plan of Work).

Dalam Plan of Work tersebut, kapal perbaikan dijadwalkan akan mulai bergerak dari Bitung menuju Morotai pada 28 Juli 2026 setelah menyelesaikan persiapan kelengkapan dokumen administrasi dan izin pelayaran.

Estimasi periode kritis pemutusan layanan selama pengerjaan teknis diperkirakan akan berlangsung selama kurang lebih 12 hari.

Jika seluruh proses berjalan lancar, layanan ditargetkan kembali pulih sepenuhnya (Ready for Service) pada 11 Agustus 2026.

BAKTI Komdigi berkomitmen untuk terus memberikan informasi terkini mengenai perkembangan restorasi secara satu pintu melalui kanal komunikasi resmi.

Koordinasi intensif juga dilakukan bersama Pemerintah Daerah (Pemda) setempat, aparat keamanan, dan operator seluler guna memastikan proses perbaikan berjalan lancar. (ANG)

Next Post
Ilustrasi.

Pemprovsu Gratiskan 1.000 Sertifikat Halal Bagi UMKM

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba