ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Medan

Program UHC JKMB Permudah Warga Berobat Pakai KTP di Luar Kota Medan

BY El Simamora
Kamis, 11 Juli 2024
in Medan
Pasien yang berobat menggunakan Program Universal Health Coverage (UHC) Jaminan Kesehatan Medan Berkah (JKMB).

Pasien yang berobat menggunakan Program Universal Health Coverage (UHC) Jaminan Kesehatan Medan Berkah (JKMB). (Dok. Diskominfo Medan)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Medan – Manfaat dari Program Universal Health Coverage (UHC) Jaminan Kesehatan Medan Berkah (JKMB) yang dicanangkan Wali Kota Medan, Bobby Nasution sangat dirasakan oleh warga Medan, khususnya warga yang berobat di rumah sakit di luar Kota Medan. Seperti yang diungkapkan Amsaruddin, keluarga pasien yang berobat di Rumah Sakit Sembiring, Delitua, Kabupaten Deli Serdang.

Dengan nada sedih dan terbata -bata, ia menyampaikan rasa syukur atas program UHC JKMB ini karena sangat bermanfaat bagi keluarganya yang kini dirawat di Rumah Sakit Sembiring. Menurutnya adanya program ini membantu dirinya yang merupakan dari keluarga kurang mampu.

BacaJuga

Pekan Budaya Medan 2026 Ajak Generasi Muda Jaga Kesenian Lokal

Usung Konsep Nusantara, Oedoek Seroe Ramaikan Kuliner Kota Medan

Mengaspal di Medan, MG ZS Hybrid+ Dijual Mulai Rp315 Juta

“Manfaatnya sangat besar untuk keluarga kami. Apalagi kami dari keluarga kurang mampu,” ujar Amsaruddin saat ditemui di Rumah Sakit Sembiring, Delitua, pekan lalu.

Dijelaskan Amsaruddin, selain membantu dirinya dan keluarga untuk berobat di luar kota Medan, Program UHC JKMB ini pelayanan yang didapatkan sama baiknya di rumah sakit pada umumnya dan proses saat akan berobat juga sangat mudah.

“Sebelumnya cucu saya belum masuk program UHC JKMB, kemudian karena orang tuanya tunjukkan KTP Medan dibantu pihak rumah sakit untuk pengurusannya, Alhamdulillah selesai dengan cepat,” jelasnya sembari menambahkan ayah dari cucunya juga ikut dirawat di RS Sembiring.

Amsaruddin pun menceritakan awal mula cucu dan anaknya dirawat di rumah sakit Sembiring. Dijelaskannya saat sedang berkunjung kerumah keluarga di Delitua, cucunya mengalami sakit perut (diare). Karena kondisinya yang lemas akibat bolak balik buang air besar, orang tuanya membawa cucu tersebut ke rumah sakit Sembiring, kemudian karena keadaan emergency, pihak rumah sakit menyarankan untuk di rawat inap.

“Satu hari setelah cucu masuk rumah sakit Sembiring, ayahnya juga dirawat inap dengan gejala yang sama. Keduanya dirawat inap menggunakan program UHC JKMB,” sebutnya.

Ditambahkan Amsaruddin, dirinya juga pernah mau berobat di rumah sakit Sembiring sebelum adanya program UHC JKMB, namun tidak bisa dirujuk dari puskesmas karena faskesnya beda daerah. Tapi saat ini berkat program UHC JKMB sudah bisa kami warga Medan berobat disini termasuk  di rumah sakit lainnya di luar kota Medan.

“Terima kasih kami untuk pak Bobby Nasution yang telah mempermudah kami warga Medan berobat di luar rumah sakit kota Medan melalui program UHC JKMB,” Ucapnya sembari berharap program ini akan terus ada Sehingga warga Medan dapat berobat di rumah sakit mana saja.

Sementara itu pihak Rumah Sakit Sembiring diwakili Humas, Sentosa Barus, mengungkapkan sejak diberlakukannya program UHC JKMB, banyak warga Medan yang kami terima berobat disini. Seperti di bulan Juni ini saja sudah ada 3 pasien yang dirawat.

“Warga Medan sudah ada yang berobat kesini dengan menggunakan KTP melalui program UHC JKMB, termasuk  bulan ini ada tiga pasien yang dirawat inap,” jelasnya.

Dijelaskan Sentosa, untuk data keseluruhan pasien asal Kota Medan yang berobat menggunakan program UHC JKMB saat ini pihaknya belum dapat memastikan jumlahnya, karena saat pasien mendaftar langsung masuk dalam data yang ditanggung BPJS Kesehatan. “Diperkirakan sudah ada puluhan, karena setiap bulannya ada pasien yang berobat, termasuk di tahun 2023 kemarin,” sebutnya.

Untuk kendala dalam pendaftaran, Sentosa mengungkapkan tidak ada, pasien asal kota Medan yang ingin berobat cukup mendaftar saja dengan syarat yang telah ditentukan maka akan mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Kami melihat pasien menggunakan program UHC JKMB ini cukup terbantu, apalagi letak rumah sakit ini cukup dekat dengan perbatasan kota Medan dan banyak warga Medan yang berdomisili di Delitua. Sehingga jika keadaan emergency mereka bisa langsung berobat dengan menunjukkan KTP Medan dan kami pun langsung melayani,” katanya.

Seperti diketahui Program Universal Health Covarage (UHC) Jaminan Kesehatan Medan Berkah (JKMB) bisa digunakan di rumah sakit seluruh Indonesia. Hal ini dikarenakan kepesertaan BPJS Kesehatan di kota Medan sudah di atas 95 persen pada 1 Desember 2022 dan per bulan Mei 2024, capaian UHC telah mencapai 98,31 persen. Pencapaian kepesertaan BPJS Kesehatan di kota Medan ini di bawah kepemimpinan Wali Kota Bobby Nasution. (ANG)

Next Post
PT KPI, Subholding Refinery & Petrochemical Pertamina, terus melaju menyelesaikan Green Refinery Cilacap.

Kejar Target EBT 23% di 2025, Pertamina Kebut Proyek Green Refinery Cilacap

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba