ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Ragam

Populix Ungkap Tren Baju Lebaran Gen Z dan Milenial 2026

BY El Simamora
Kamis, 19 Maret 2026
in Ragam
Ilustrasi.

Ilustrasi. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

ODEBA.id, Jakarta – Kata Idulfitri berakar dari Bahasa Arab ‘Id al-Fitr, yang secara harafiah dapat diartikan sebagai kembali kepada kesucian. Tak heran perayaannya dikaitkan dengan mengenakan pakaian baru sebagai perlambang pembaruan diri. Namun penelitian terbaru, Populix menemukan adanya pergeseran makna baju Lebaran dari beberapa tahun sebelumnya. Selain itu, riset yang dilakukan kepada 1.000 orang Gen Z dan milenial ini juga mengulik tren baju Lebaran tahun ini.

Tak Harus Baru, Asal Kompak

BacaJuga

Resmi Dirilis, Menu Film Empat Musim Pertiwi Kini Hadir di The People’s Cafe

Masuk Indonesia, Samsung Galaxy S26 FE Bawa 47 Fitur Galaxy AI

Bikin Konten Makin Mudah, Intip Deretan Fitur Baru di Apple Creator Studio

Susan Adi Putra, Research Director Populix, menjelaskan, meskipun hampir sepertiga masih mengidentikkan Idulfitri dengan baju baru, mayoritas Gen Z dan Milenial kini memiliki pandangan lain. “Mereka cenderung mementingkan kelayakan dan kondisi keuangan dibandingkan harus memaksakan untuk membeli baru,” katanya, Kamis (19/3/2026).

Sekitar 30% dari total responden menyatakan kelayakan baju menjadi faktor yang lebih penting. Kemudian sekitar 26% lainnya menyatakan pembelian baju baru hanya akan dilakukan dalam kondisi keuangan yang baik. Sedangkan hanya 29% responden yang masih mengidentikkan lebaran dengan baju baru.

Saat ini masyarakat cenderung lebih mementingkan pakaian Lebaran yang serasi. Hal ini terlihat dari rencana tujuh dari sepuluh keluarga di Indonesia yang akan mengenakan baju serasi untuk lebaran. Empat di antaranya menyatakan bahwa akan mengenakan baju serasi dengan keluarga besar, sedangkan sekitar tiga keluarga memilih untuk membatasi baju serasi hanya dengan keluarga inti. Ada banyak faktor yang menjadi alasan mengapa tren ini terjadi. Selain karena baju yang serasi dipandang sebagai simbol kebersamaan keluarga di momen lebaran, foto bersama keluarga juga dapat terlihat lebih rapi.

Tema Diputuskan Bersama, Terinspirasi dari Dunia Maya

Pilihan gaya dan warna baju Lebaran umumnya diputuskan secara bersama-sama, terutama bagi kalangan Milenial. Namun, sebagian dari Gen Z masih mengikuti pilihan orang tua. Anggaran yang dipatok oleh mayoritas responden untuk satu set baju Lebaran sekitar Rp500.000 atau kurang. Dibandingkan Gen Z, Milenial cenderung memiliki budget lebih besar yang mencapai lebih dari Rp1 juta.

Apabila ditanya, sebanyak 82% dari total responden mencari sumber inspirasi untuk baju lebaran melalui media sosial, diikuti live streaming sebanyak 39%.

“Hal ini menegaskan pengaruh kuat media sosial dan platform digital dalam mempromosikan produk fesyen,” jelas Susan Adi Putra.

Tampil Lebih Minimalis

Susan Adi Putra mengungkapkan bahwa Lebaran tahun ini mayoritas Gen Z dan Milenial sepakat untuk memilih gaya berpakaian yang minimalis dan rapi, dengan potongan yang lebih sederhana dan warna-warna netral. “Kemudian diikuti oleh tren pakaian-pakaian fungsional dan praktis, yang harapannya dapat dipakai kembali untuk aktivitas lain di luar Idulfitri,” jelasnya.

Selain itu penelitian ini juga menemukan bahwa terdapat perbedaan terkait selera warna antara laki-laki dan perempuan. Mayoritas perempuan menyukai warna-warna earth tone seperti beige, olive, khaki, cokelat dan juga warna-warna pastel. Di sisi lain, laki-laki cenderung menyukai warna putih, diikuti warna earth tone, dan hitam/gelap yang lebih netral.

Penelitian tentang Makna Baju Lebaran Menurut Gen Z dan Milenial dilaksanakan pada 18-19 Februari 2026. Penelitian ini dilakukan melalui sebuah survei kepada 1.000 responden yang terdiri dari 51% Gen Z dan 49% Milenial. Sebagian besar responden beragama Islam dengan persentase laki-laki dan perempuan yang seimbang. (ANG)

Next Post
Ilustrasi.

Waspada Tawaran Pinjol Ilegal Jelang Lebaran, Bunga Mencekik dan Teror Tanpa Henti

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba