ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Internasional

Pesawat Boeing 787 LATAM Mendadak Kehilangan Ketinggian, 50 Orang Terluka

BY El Simamora
Selasa, 12 Maret 2024
in Internasional
Pesawat Baoeing 787 milik maskapai LATAM

Pesawat Baoeing 787 milik maskapai LATAM. (Armando Franca/AP)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Sydney – Sedikitnya 50 orang terluka ketika pesawat Boeing 787 yang dioperasikan maskapai LATAM Airlines tiba-tiba kehilangan ketinggian dalam penerbangannya dari Sydney menuju Auckland, pada hari Senin (11/3/2024), menurut pihak maskapai dan organisasi layanan kesehatan Selandia Baru yang menangani para penumpang yang terluka.

Pesawat itu mengalami guncangan hebat dan sebagai akibatnya, 10 penumpang dan tiga kru pesawat dilarikan ke rumah sakit, kata maskapai asal Amerika Selatan yang masih menyelidiki kasus tersebut.

BacaJuga

Resmi! Jepang Naikkan Biaya Izin Tinggal WNA Mulai Hari Ini

Dua Penembakan di Afrika Selatan Menewaskan 27 Orang

Kapasitas Listrik PV China Tembus 1,28 Miliar kW, Geser Batu Bara

Penerbangan yang membawa 263 penumpang dan sembilan kru kabin itu mendarat di bandara Auckland sesuai jadwal pada Senin siang.

Satu orang dilaporkan berada dalam kondisi serius, sementara sisanya mengalami luka ringan hingga sedang, kata juru bicara Hato Hone St John, yang merawat sekitar 50 orang di bandara.

Penyebab perubahan lintasan secara tiba-tiba pesawat bernomor LATAM 800 itu tidak dapat segera dipastikan. Pakar keselamatan mengatakan, sebagian besar kecelakaan pesawat disebabkan oleh berbagai faktor yang perlu diselidiki secara menyeluruh.

Boeing mengatakan pihaknya sedang berupaya mengumpulkan lebih banyak informasi dan akan membantu pihak maskapai.

Saham Boeing ditutup melemah sekitar 3% setelah insiden terbaru yang melibatkan salah satu armadanya. Badan Penerbangan Federal AS pada bulan Januari lalu melarang Boeing memperluas produksi pesawat 737 MAX-nya yang laris manis, menyusul masalah kualitas yang “tidak dapat diterima”. (VOA)

Next Post
Banjir yang terjadi di Padang, Sumatra Barat

Penanganan Banjir Sumbar Ditargetkan Tuntas Dua Pekan

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba