ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Nasional

Percepat Normalisasi Kali Ciliwung, Pramono Kebut Pembebasan Lahan di Cawang

BY El Simamora
Jumat, 10 Juli 2026
in Nasional
Pemprov DKI Jakarta percepat program normalisasi Kali Ciliwung.

Pemprov DKI Jakarta percepat program normalisasi Kali Ciliwung. (Dok. Dinas Kominfotik Pemprov DKI Jakarta)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

ODEBA.id, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali mempercepat program normalisasi Kali Ciliwung yang sempat terhenti selama beberapa tahun. Di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, percepatan pembebasan lahan di Kelurahan Cawang menjadi langkah strategis untuk melanjutkan pembangunan tanggul sekaligus memperkuat upaya pengendalian banjir di Jakarta. Dari 33,69 km rencana tanggul yang akan dibangun, masih diperlukan 16,55 km untuk dibebaskan.

“Di RW 03 Kelurahan Cawang ini dari target 170 bidang, telah selesai 62 bidang. Namun, hingga akhir tahun ini kami menargetkan seluruh proses pembebasan dapat diselesaikan,” ujar Gubernur Pramono, usai meninjau progres pembebasan lahan di Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, Jumat (10/7/2026).

BacaJuga

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Ia berharap, percepatan pembebasan lahan dapat mengoptimalkan langkah pengendalian banjir oleh Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta yang selama ini sempat terkendala.

“Program ini merupakan kelanjutan dari normalisasi yang sempat terhenti cukup lama. Mudah-mudahan upaya ini dapat memperbesar kapasitas aliran sungai sehingga ketika terjadi banjir, dampaknya tidak lagi seperti sebelumnya,” tambahnya.

Pramono menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta telah mengalokasikan anggaran senilai Rp300 miliar pada 2026 untuk mendukung pembebasan lahan dan penanganan Kali Ciliwung, Kali Krukut, dan Kali Cakung Lama.

“Program ini akan terus dilanjutkan dengan dukungan anggaran pada 2027 guna mempercepat pengendalian banjir di Jakarta. Apabila target tersebut tercapai, maka pada tahun 2027, bertepatan dengan HUT ke-500 Kota Jakarta, normalisasi salah satu sumbu utama Sungai Ciliwung di kawasan Cawang dapat terwujud,” pungkasnya.

Normalisasi sungai merupakan program penanganan banjir dalam jangka menengah dan panjang. Tidak hanya dilanjutkan di Kali Ciliwung, program ini juga akan dilakukan di Kali Krukut dan Kali Cakung Lama, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Jakarta pada 2029.

Sepanjang 2026, Pemprov DKI Jakarta melakukan proses pembebasan lahan sepanjang dua kilometer yang berada di Kelurahan Cawang, Rawajati, dan Pengadegan.

Proses pembebasan lahan di Kelurahan Cawang menjadi percontohan model pembebasan lainnya yang akan dilaksanakan Pemprov DKI Jakarta di 14 kelurahan. Empat Lokasi yang telah ditetapkan untuk dibebaskan yaitu Kelurahan Cawang, Rawajati, Pengadegan, dan Cililitan. Sementara sepuluh kelurahan lainnya masih dalam proses penyusunan dokumen pengadaan tanah sebelum penetapan lokasi. (ANG)

Next Post
Ilustrasi.

Anak di Bawah 3 Tahun Gratis Naik Whoosh, Cek Syaratnya

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba