ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda TRAVEL BUDAYA

Penerbangan Internasional Belitung Kembali Dibuka

BY El Simamora
Jumat, 8 Mei 2026
in TRAVEL BUDAYA
Maskapai berbiaya rendah (LCC) dari grup Singapore Airlines, Scoot.

Maskapai berbiaya rendah (LCC) dari grup Singapore Airlines, Scoot. (Dok. Kemenpar)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

ODEBA.id, Belitung – Perjuangan panjang selama lima tahun akhirnya membuahkan hasil manis bagi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang. Tepat pada Minggu (3/5/2026) lalu, penerbangan reguler internasional kembali mendarat di Pulau Belitung, menandai momentum kebangkitan sektor pariwisata sekaligus membuka keran devisa baru bagi perekonomian daerah dan nasional.

Melansir laman Kemenpar, ​maskapai berbiaya rendah (LCC) dari grup Singapore Airlines, Scoot, kini resmi melayani rute penerbangan langsung dari Bandara Changi, salah satu hub penerbangan tersibuk di Asia Tenggara, menuju Belitung sebanyak dua kali seminggu. Penerbangan perdana ini mencatatkan kesuksesan besar dengan tingkat keterisian kabin yang didominasi oleh wisatawan mancanegara asal Singapura.

BacaJuga

Verifikasi Lapangan Dimulai, 8 Marga di Sorong Menanti Status Hutan Adat

Mau Liburan Tanpa Hambatan? Cek 5 Tempat Wisata Inklusif Ini!

Kemenpar Rilis Tourism Outlook 2026/2027 Jadi Kompas Sektor Pariwisata

​Sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah melakukan berbagai kajian mendalam terkait dampak ekonomi dan efek berganda (multiplier effect) dari pembukaan gerbang internasional ini. Proyeksinya sangat optimis, pertumbuhan perekonomian di Pulau Belitung berpotensi melonjak hingga 8%, didorong kuat oleh devisa yang dibawa oleh para wisatawan internasional.

​Pariwisata sejatinya merupakan skema paling sederhana dan efisien bagi suatu daerah untuk memperoleh devisa negara. Berbeda dengan devisa dari sektor industri yang alurnya kompleks dan memakan waktu, distribusi dan penetrasi uang dari sektor pariwisata mengalir hingga ke tingkat individu dengan rantai proses yang sangat pendek dan cepat.

​Konektivitas adalah Kunci

​Konektivitas internasional merupakan kunci emas investasi yang paling krusial untuk mengembangkan ekosistem destinasi pariwisata. Jika kita melirik Bali, Langkawi (Malaysia), atau Koh Samui (Thailand), wilayah-wilayah tersebut mampu bertransformasi menjadi destinasi kelas dunia utamanya karena aksesibilitas dan konektivitas udara yang mumpuni.

​Nilai jual produk pariwisata di sebuah kawasan akan berbanding lurus dengan daya beli dan distribusi mata uang asing yang beredar di sana. Mekanismenya nyaris serupa dengan kegiatan ekspor produk fisik. Bedanya, pada sektor pariwisata, “ekspor” tersebut dinikmati langsung di tempat. Transaksi mata uang asing terjadi lebih seketika, dan dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat akar rumput, bahkan hingga memengaruhi pendapatan harian seorang pengemudi taksi di pintu kedatangan bandara.

​Potensi ekonomi dari ekosistem pariwisata semacam ini bahkan sudah dilirik dan dikembangkan secara masif oleh negara-negara Timur Tengah seperti Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab.

​Lantas, bagaimana dengan Indonesia?

​KEK Tanjung Kelayang yang berlokasi di Pulau Belitung, sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Prioritas, telah mengambil langkah signifikan. Kawasan ini memposisikan dirinya sebagai lokomotif utama untuk meretas konektivitas internasional sebagai pintu masuk (entry point) devisa pariwisata bagi Indonesia.

​Memanfaatkan momentum strategis di tengah ketidakpastian geopolitik Timur Tengah, KEK Tanjung Kelayang terus bersinergi dengan Kemenko Perekonomian, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata, serta jajaran pemerintah daerah untuk mewujudkan penerbangan regional internasional bersama Scoot.

​”Hari ini, satu per satu masa depan pariwisata yang menjadi daya dorong pertumbuhan ekonomi dan penyedia lapangan kerja sudah terwujud,” tegas Direktur Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Tanjung Kelayang, Daniel Alexander Napitupulu.

​Kembalinya penerbangan internasional ini bukan sekadar pendaratan sebuah pesawat, melainkan lepas landasnya perekonomian Belitung menuju kancah global. (ANG)

Next Post
Disdukcapil aktifkan kembali layanan perekaman dan pencetakan E-KTP di tingkat kecamatan.

Disdukcapil Medan Operasikan Perekaman E-KTP di 7 Kecamatan, Ini Daftarnya

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba