ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Sumut

Pemerintah Percepat Bangun Jembatan di Daerah Terdampak Bencana

BY El Simamora
Kamis, 26 Februari 2026
in Sumut
Situasi di Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, setelah banjir dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025.

Situasi di Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, setelah banjir dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025. (Greenpeace/Alif R Nouddy Korua)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

ODEBA.id, Medan – Pemerintah terus mempercepat pembangunan jembatan di sejumlah daerah terdampak bencana banjir guna memulihkan konektivitas antarwilayah dan memastikan distribusi logistik bagi masyarakat tetap berjalan. Upaya percepatan ini dilakukan agar aktivitas warga dapat segera kembali normal, khususnya di wilayah yang selama ini memiliki akses terbatas.

“Ada 10 jembatan yang sedang kita bangun bekerja sama dengan TNI, sekarang sudah siap delapan jembatan. Tapi karena terjadi peristiwa banjir kembali pada tanggal 11 dan 16 Februari yang lalu maka ada satu jembatan yang kembali bergeser dan mengalami kerusakan tapi akan kita perbaiki kembali,” ujar Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sumut, Basarin Yunus Tanjung dalam temu pers yang diselenggarakan Dinas Kominfo Sumut di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (25/2/2026).

BacaJuga

Pangkas Biaya Logistik, Sumut Usul Jalur Laut Khusus Ekspor UMKM ke Malaysia

Tembus 58.558 Ton GKP, Penyerapan Beras BULOG Sumut Dekati Target 2026

IM3 Rilis Paket Prabayar Istimewa, Beri Akses 5G hingga Kuota Roaming

Basarin yang juga Ketua Harian Satgas Penanganan Darurat Bencana Provinsi Sumut menjelaskan, wilayah dengan akses terbatas tersebut bukan terisolir. Wilayah itu masih dapat dijangkau dengan kendaraan roda dua dan berjalan kaki. Namun, untuk kendaraan roda empat, akses baru dapat dilalui setelah dilakukan perbaikan jalan dan jembatan.

Pembangunan jembatan di desa-desa dengan akses terbatas dilakukan bekerja sama dengan TNI. Berdasarkan data pembaruan Posko Darurat Bencana Sumut per 25 Februari 2026, wilayah dengan akses terbatas terdapat di dua kabupaten, yakni Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Di Taput, wilayah terdampak berada di dua kecamatan dan empat desa, yakni Kecamatan Sipaholon dan Parmonangan dengan desa Rura Julu Tomuan, Pertengahan, Huta Tua, dan Huta Julu Parbalik. Sementara di Tapteng, wilayah dengan akses terbatas terdapat di Kecamatan Tukka dan Sibabangun, meliputi Desa Saur Manggita, Desa Sait Kalangan Dua, Desa Sigiring-giring, dan Desa Sibio-bio.

“Kita juga melakukan penggalian timbunan di sepanjang jalan desa tersebut dan jembatan yang rusak diperbaiki. Kalau cuaca mendukung ini bisa progresnya selesai pada bulan Maret nanti, kita harapkan cuaca mendukung,” kata Basarin.

Jembatan yang dibangun merupakan jembatan rampo, yakni jembatan dengan model konstruksi berbahan besi, dilengkapi plat untuk temboknya, lalu bagian atasnya ditimbun tanah.

“Ini yang sedang kita bangun bekerjasama dengan TNI, di mana bahan materialnya dari Pemprov dan peralatannya dari TNI, mudah-mudahan nanti sudah bisa dilalui roda empat untuk mengangkut stok makanan,” ujar Basarin.

Mengingat banjir kembali terjadi pada 11 dan 16 Februari, Basarin mengatakan Pemprov Sumut juga melakukan operasi modifikasi cuaca untuk mengantisipasi dampak lanjutan. Upaya ini dilakukan agar penyebaran curah hujan tidak terkonsentrasi di satu titik.

“Operasi modifikasi cauca ini sudah kita lakukan pada tanggal 18-21 Februari di dua titik yakni di Bandara Silangit dan Bandara Kualanamu, kita harapkan dengan operasi modifikasi cuaca ini untuk beberapa hari ke depan tidak terjadi lagi hujan di Tapteng,” ujar Basarin.

Dalam kesempatan tersebut, Basarin juga memaparkan pembaruan data kebencanaan di Sumut. Masyarakat terdampak bencana tercatat sebanyak 479.047 KK atau 1.803.725 jiwa. Pengungsi berjumlah 909 KK atau 3.506 jiwa, meninggal dunia 376 jiwa, luka-luka 4 jiwa, dan hilang 40 jiwa. (ANG)

Next Post
Festival Perang Air 2026 di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Masuk KEN 2026, Festival Perang Air Dorong Pergerakan Wisatawan dan Ekonomi Lokal

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba