ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Internasional

PBB Sebut Perubahan Iklim Tingkatkan Kerentanan Komunitas Pengungsi

BY El Simamora
Jumat, 19 Juli 2024
in Internasional
PBB memperingatkan cuaca ekstrem dan perubahan iklim dapat meningkatkan kerentanan para pengungsi dan komunitas pengungsi.

PBB memperingatkan cuaca ekstrem dan perubahan iklim dapat meningkatkan kerentanan para pengungsi dan komunitas pengungsi. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Jenewa – Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) memperingatkan bahwa cuaca ekstrem dan perubahan iklim dapat meningkatkan kerentanan para pengungsi dan komunitas pengungsi, sehingga membuat hidup mereka semakin sulit.

Dalam sebuah wawancara dengan Anadolu, yang dikutip Jumat (19/7/2024), Juru Bicara Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR), Olga Sarrado menyoroti dampak perubahan iklim terhadap pengungsi dan orang-orang yang terpaksa mengungsi.

BacaJuga

Resmi! Jepang Naikkan Biaya Izin Tinggal WNA Mulai Hari Ini

Dua Penembakan di Afrika Selatan Menewaskan 27 Orang

Kapasitas Listrik PV China Tembus 1,28 Miliar kW, Geser Batu Bara

“Mereka meningkatkan risiko perlindungan dan juga berdampak pada kemandirian mereka, serta kemungkinan mereka untuk membangun kembali kehidupan di tempat mereka berada,” katanya.

Sarrado menekankan bahwa cuaca ekstrem seperti banjir, kekeringan, dan badai semakin sering terjadi dan berdampak negatif terhadap pengungsi dan orang-orang yang kehilangan tempat tinggal.

Dalam beberapa kesempatan, lanjutnya, cuaca buruk memaksa pengungsi untuk mengungsi kembali dengan beberapa dapat kembali ke komunitasnya, namun ada yang kehilangan segalanya dan harus memulai dari nol di lokasi lain.

“Jadi inilah dampak utama yang kami lihat terhadap pengungsi akibat peristiwa cuaca ekstrem ini dan dampak perubahan iklim,” ujarnya.

Sarrado mengutip statistik UNHCR yang menunjukkan bahwa pada Mei 2024, sebanyak 120 juta orang di seluruh dunia terpaksa mengungsi dan tiga perempat dari mereka tinggal di negara-negara yang sangat rentan terhadap peristiwa cuaca ekstrem dan bencana iklim.

“Jadi ini berarti sebagian besar dari mereka yang menjadi pengungsi atau pengungsi internal juga harus menghadapi peristiwa iklim ekstrem dan proyeksi UNHCR memberi tahu kita bahwa pada tahun 2040 situasinya akan jauh lebih buruk,” ungkapnya.

Tak hanya itu, dalam beberapa bulan terakhir banjir besar yang melanda wilayah selatan Brazil telah menyebabkan 600.000 orang mengungsi.

Kemudian, berdasarkan data dari Pusat Pemantauan Pengungsi Internal yang menunjukkan bahwa hampir 26 juta orang mengungsi akibat peristiwa cuaca ekstrem pada tahun 2023, sebagian besar disebabkan oleh banjir atau kekeringan.

“Situasinya semakin buruk. Jadi kami tahu bahwa kami perlu bertindak sekarang. Kita perlu berinvestasi agar masyarakat mempunyai perlengkapan sehingga mereka dapat tetap berada di tempat mereka berada, dan UNHCR sedang melakukan upaya menuju arah ini,” kata Sarrado. (Antara)

Next Post
Seorang pria melihat sebuah bangunan yang rusak di lokasi ledakan di Tel Aviv, Israel (19/7/2024).

Tel Aviv Tetapkan Status Siaga Setelah Serangan 'Drone'

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba