ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Nasional

Paus Dijadwalkan Pimpin Misa Agung di GBK, Bakal Dihadiri Kurang Lebih 87.662 Orang

BY El Simamora
Senin, 29 Juli 2024
in Nasional
Pemimpin Gereja Katolik, Paus Fransiskus.

Pemimpin Gereja Katolik, Paus Fransiskus. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Jakarta – Paus Fransiskus dijadwalkan akan memimpin misa agung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada kunjungan ke Indonesia pada September 2024. Misa akan dihadiri kurang lebih 87.662 orang. Misa menggunakan stadion utama GBK dengan kuota yang disiapkan 61.982 orang dan stadion madya A untuk 25.680 orang.

“Umat yang akan hadir di GBK mendaftar ke Panitia (saat ini masih proses pendaftaran dan verifikasi data). Panitia akan membagikan gelang kepada umat yang harus dipakai saat memasuki GBK. Warna gelang juga akan menunjukkan tempat duduk mereka,” jelas Panitia Kunjungan Paus Fransiskus di Indonesia, Romo Siswantoko, dikutip dari laman resmi Kemenag, Senin (29/7/2024).

BacaJuga

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Menjelang kunjungan Paus, Koordinasi di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Indonesia – Timor Leste telah dilakukan Tim Ditjen Bimas Katolik. Koordinasi dihadiri juga pihak Keuskupan Atambua, Keuskupan Agung Kupang, Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Kabupaten di perbatasan seperti Kabupaten Belu, Kabupaten Malaka, dan Kabupaten TTU.

Sejumlah isu penting yang dibahas antara lain kemungkinan puluhan ribu umat Katolik yang akan melakukan ziarah iman ke Timor Leste jelang kunjungan Paus. Tidak semua warga memiliki paspor tapi punya animo besar untuk melintas ke Timor Leste. Tidak memiliki paspor berpotensi melahirkan para pelintas menggunakan “jalan tikus”. Lebih dari itu, mempertimbangkan jumlah umat yang banyak untuk melintas, sangat dibutuhkan pengamanan dan logistik yang memadai.

Isu lainnya adalah belum terpetakan lembaga mana saja yang punya kewenangan bersinergi melayani umat di perbatasan. Belum lagi pintu utama perlintasan hanya melalui PLBN Motaain, sementara kuota yang diharapkan 10 ribu berpotensi lebih dari itu dan memungkinkan terjadinya penumpukan di hari H.

Berbagai isu ini kemudian dibahas bersama dalam Rapat Koordinasi bersama Kemenkopolhukam di Jakarta, (24/7) lalu. Deputi VI Kesbang Kemenko Polhukam, Janedjri M. Gaffar menegaskan Kementerian dan Lembaga terkait harus ambil bagian merespons isu ini, mengingat animo masyarakat yang ingin menemui Paus Fransiskus sangat besar.

“Animo masyarakat cukup besar. Kita tidak bisa diam begitu saja. Kita harus ambil bagian agar semua dapat berjalan tertib, aman, dan damai. Kami sampaikan terima kasih kepada Dirjen Bimas Katolik Suparman atas koordinasi yang sudah dilakukan,” ucap Janedjri M. Gaffar.

Dia menambahkan, nantinya koordinasi ini akan ditindaklanjuti masing-masing Kementerian/Lembaga untuk selanjutnya dapat dibahas dalam rapat koordinasi lanjutan. “Rapat koordinasi masih akan berlanjut untuk memastikan semua rencana kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia dan layanan umat Katolik yang akan melakukan ziarah iman ke Timor Leste bahkan PNG, dapat terlayani dengan baik,” kata Janedjri.

Dirjen Bimas Katolik, Suparman, yang hadir dalam rapat menjelaskan, pihaknya selain melakukan koordinasi terkait layanan umat Katolik yang akan mengikuti misa agung di Gelora Bung Karno Jakarta, juga telah melakukan pemetaan pergerakan umat di perbatasan NTT – Timor Leste, Papua – PNG, dan Kepulauan Riau – Singapura.

Suparman berharap semua peristiwa agung selama kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia dan juga ke Timor Leste dapat diakses umat melalui siaran TVRI atau media komunikasi lainnya. Suparman juga berharap segala hal terkait pengamanan, urusan dokumen perjalanan, hingga akomodasi dapat dikoordinir dengan baik lintas Kementerian/Lembaga. (ANG)

Next Post
Lady Gaga

Lady Gaga Kenalkan Tunangan di Ajang Olimpiade Paris

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba