ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Nasional

Paspor yang Dicetak Peruri Naik Tiga Kali Lipat di 2024

Didorong Meroketnya Orang RI Berpergian ke Luar Negeri

BY El Simamora
Jumat, 26 April 2024
in Nasional
Ilustrasi paspor.

Ilustrasi paspor. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Jakarta – Perum Peruri mengungkapkan jumlah paspor yang dicetak pihaknya meningkat tiga kali lipat pada 2024. Peningkatan jumlah paspor disebut didorong meroketnya jumlah masyarakat Indonesia yang berpergian ke luar negeri.

Direktur Utama Perum Peruri, Dwina Septiani Wijaya, awalnya menjelaskan sejak era pandemi Covid-19, jumlah permintaan percetakan paspor meningkat pesat. Peningkatan berkisar dua sampai tiga kali lipat pada 2024 jika dibandingkan tahun sebelumnya.

BacaJuga

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

“(Jumlah paspor yang dicetak meningkat) tiga kali lipat, tapi data persis harus ke imigrasi. (peningkatan) Signifikan sekali karena tidak hanya volume, tapi spesifikasi (juga) meningkat,” ucap Dwina di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta Selatan, Kamis (25/4/2024).

Dwina menjelaskan pihaknya melihat tren peningkatan paspor masih bertahan untuk 2024 khususnya untuk paspor di kawasan ASEAN. Ia mengatakan, peningkatan jumlah paspor disebabkan meningkatnya jumlah masyarakat Indonesia yang ingin melakukan perjalanan ke luar negeri.

“Kita berangkat dari angka yang rendah dibandingkan (negara) tetangga tapi kemudian ada perubahan gaya hidup di mana alokasi masyarakat untuk hal-hal yang berkaitan experience travelling meningkat. Ini mempengaruhi rencana pengembangan bisnis Peruri,” lanjutnya.

Dwina pun menjelaskan percetakan paspor kini bertengger di urutan kedua sebagai penyumbang revenue terbesar perusahaan. Percetakan uang masih berada di posisi pertama di angka 70% dari total revenue. Peruri kini tidak bergantung pada percetakan uang untuk memperoleh revenue perusahaan.

“Dulu kontribusi (revenue) itu bisa dibilang hampir semuanya dari uang atau paling tidak 85% dan sebagainya, nah ini ternyata dengan portofolio yang semakin banyak ternyata komposisinya jadi berbeda, jadi sekarang ada revenue dari lain juga,” jelasnya.

Oleh sebab itu, melihat tren peningkatan percetakan paspor, pihaknya kini mendorong peningkatan jumlah penggunaan bahan baku pembuatan paspor dari dalam negeri atau Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Salah satu contohnya seperti materai untuk kertas yang dulu berasal dari luar negeri kini dikerjakan oleh PT Kertas Padalarang yang merupakan anak usaha Perum Peruri.

“Itu dua tiga tahun terakhir kertas (paspor) sudah 100% dari PT Kertas Padalarang,” pungkasnya. (dtf)

Next Post
Trofi Piala Dunia U-20.

Piala Dunia U-20 2027, UEA Dukung Indonesia Jadi Tuan Rumah

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba