ODEBA.id, Madrid – MotoGP Sports Entertainment Group bersama seluruh 11 tim peserta resmi menandatangani kesepakatan baru yang mengatur partisipasi mereka dalam Kejuaraan Dunia FIM MotoGP. Setelah sebelumnya merampungkan komitmen dengan para pabrikan, kesepakatan terbaru ini melengkapi seluruh kerangka kerja tata kelola dan komersial untuk periode 2027 hingga 2031.
Ke-11 tim yang berkomitmen dalam perjanjian jangka panjang ini meliputi Aprilia Racing, BK8 Gresini Racing MotoGP, Ducati Lenovo Team, Honda HRC Castrol, LCR Honda, Monster Energy Yamaha MotoGP, Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Prima Pramac Yamaha MotoGP, Red Bull KTM Factory Racing, Red Bull KTM Tech3, dan SuperFile Trackhouse MotoGP Team.
Kesepakatan ini tidak hanya menjamin partisipasi jangka panjang para tim, tetapi juga menyediakan landasan kuat bagi babak baru kompetisi di bawah regulasi teknis 2027. Bersama dengan Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM), seluruh pihak mengusung visi besar untuk memperkuat kejuaraan, meningkatkan pengalaman penggemar, serta mendukung pengembangan global yang berkelanjutan.
Melalui kerangka kerja baru ini, peran tim diperkuat sebagai pemangku kepentingan utama dalam ekosistem MotoGP. Hal tersebut memberikan kepastian investasi yang lebih besar pada pilar-pilar utama, seperti peningkatan performa, keterlibatan penonton, hingga perluasan peluang komersial.
Selain itu, regulasi baru ini juga mengakui pentingnya menjaga kesetaraan di antara 11 tim peserta. Setiap tim tetap mempertahankan identitas, nilai sejarah, dan keunikan merek masing-masing demi menyajikan kompetisi yang dinamis bagi para pencinta balap global.
Langkah strategis lainnya adalah pengenalan komitmen promosi dan pemasaran yang lebih agresif di seluruh area paddock. Upaya ini diharapkan dapat mendongkrak profil tim dan pembalap secara global, sekaligus memperdalam keterikatan (engagement) dengan penggemar di berbagai pasar potensial.
CEO MotoGP Sports Entertainment Group, Carmelo Ezpeleta, mengungkapkan bahwa penandatanganan ini merupakan momen krusial yang menetapkan arah masa depan kejuaraan setidaknya untuk lima tahun ke depan.
“Bersama dengan pabrikan, FIM, dan para pemangku kepentingan di paddock, kami telah membangun fondasi yang kokoh untuk era baru MotoGP. Perjanjian ini memberikan stabilitas sekaligus memperkuat peran sentral tim. Kami bangga dengan kontribusi unik dari setiap tim,” ujar Ezpeleta, melansir motogp.com, Sabtu (27/6/2026).
Ia menambahkan, kolaborasi konstruktif dari seluruh tim menjadi kunci utama dalam mewujudkan ambisi bersama, yaitu menghadirkan ajang balap paling aman dan kompetitif di dunia, memperluas basis audiens global, serta menciptakan nilai tambah bagi seluruh mitra kerja.
Senada dengan hal tersebut, Presiden International Road Racing Teams Association (IRTA), Lucio Cecchinello, menyambut baik tercapainya kesepakatan komprehensif ini. Menurutnya, kepastian regulasi hingga 2031 menjadi modal berharga bagi tim untuk menyusun proyek olahraga jangka panjang yang berkualitas tinggi.
“Kesepakatan ini adalah langkah maju yang sangat penting. Perjanjian ini memberikan stabilitas, kepercayaan diri, dan sumber daya bagi seluruh tim untuk terus berinvestasi di kejuaraan ini,” kata Cecchinello.
Cecchinello juga mengapresiasi pendekatan profesional yang ditunjukkan oleh manajemen MotoGP Group dan perwakilan tim selama proses negosiasi. Meskipun membutuhkan waktu dan ketelitian yang mendalam, ia optimistis hasil akhir ini akan berdampak positif bagi masa depan industri olahraga otomotif dan hiburan kelas dunia. (ANG)






